Pemerintah Buka Peluang Liga 1 dan 2 Bisa Dihadiri Penonton Seperti PON Papua

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto; Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali; dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menggelar konferensi pers terkait penerapan protokol kesehatan kompetisi Liga 2 Musim 2021, Selasa, 28 September 2021. Tempo/Irsyan

    Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto; Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali; dan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan menggelar konferensi pers terkait penerapan protokol kesehatan kompetisi Liga 2 Musim 2021, Selasa, 28 September 2021. Tempo/Irsyan

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, sudah meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga dan PSSI untuk mengkaji kemungkinan kompetisi Liga 1 dan Liga 2 bisa dihadiri penonton.

    Permintaan dari Airlangga Hartarto itu, sebagai Ketua Komite Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), disampaikan ketika menerima kunjungan dari Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali serta Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pada Selasa, 28 September 2021.

    Pertemuan itu dilakukan dalam rangka membahas penyelenggaraan Liga 2 2021 di luar Jawa-Bali.

    Airlangga menyatakan sudah memberi instruksi pada PSSI dan Kemenpora untuk mengkaji kemungkinan kehadiran penonton di stadion. Bahkan, ia sudah meminta PSSI dan Kemenpora menyiapkan pertandingan-pertandingan prototipe yang bisa dihadiri penonton.

    "Jadi tadi saya sampaikan kepada Pak Menpora dan Ketua Umum PSSI, untuk dikaji mungkin dalam jumlah prototipe yang kecil," tutur Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual usai pertemuan.

    Menurut dia, untuk tahap awal seluruh pertandingan Liga 1 dan 2 digelar tanpa penonton. "Nanti sambil berjalan diuji, dites, dievaluasi termasuk nanti juga mengevaluasi penyelenggaraan PON Papua. Kita lihat efek ke depannya seperti apa karena Liga 2 ini bergulir sampai Desember," katanya.

    Airlangga Hartarto mengatakan, evaluasi pelaksanaan pertandingan dengan penonton juga akan dilakukan dalam gelaran Superbike di Sirkuit Mandalika pada 19-21 November 2021.

    Sebab, sebelumnya Presiden Joko Widodo sudah menginstruksikan untuk menggelar kegiatan olahraga dengan penonton. "Sekarang kami juga sedang mengecek di lapangan. Karena itu arahan dari Bapak Presiden ada penonton 20 persen-25 persen," kata dia.

    "Dan syarat ada penonton adalah masyarakat di sekitar tempat dilaksanakannya kegiatan, dosis pertama 70 persen, suntikan kedua tentu ditingkatkan."

    Ia menegaskan calon penonton yang ke depannya bakal diizinkan yang telah menjalani dua kali vaksin. "Tetapi yang nonton syaratnya sudah disuntik dua kali. Tinggal nantinya kita menjaga keamanan ring dari pada pertandingan. Karena menjaga ring dari pertandingan ini menjadi tantangan tersendiri dari segi keamanan dan kesehatan," kata dia.

    Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali, menanggapi positif permintaan Airlangga ini. Menurut Amali, instruksi menggelar liga dengan penonton akan menjadi tantangan tersendiri bagi Kemenpora dan PSSI untuk tetap mengutamakan prokes di tengah pandemi.

    "Ini tantangan dari Pak Menko untuk kami dan PSSI, bagaimana melihat perkembangan ke depan, mulai dipikirkan ada pertandingan yang ada penontonnya," kata dia.

    "Kami akan diskusikan arahan dari Pak Menko itu, tentu hasil diskusi akan kami laporkan kembali kepada Pak Menko."

    Liga 2 2021 menerapkan format berbeda dengan penyelenggaraan kompetisi di masa sebelumnya. Jika biasanya Liga 2 dibagi ke dalam dua wilayah, yakni Barat dan Timur, Liga 2 musim ini digelar dalam format empat grup dan empat tuan rumah.

    Sebanyak 24 tim dipencar ke enam tempat, yakni Palembang, Pekanbaru, Balikpapan, Palangkaraya, Jakarta, dan Solo.

    Pelaksanaan Liga 2 sendiri akan menerapkan protokol kesehatan yang serupa dengan Liga 1 2021/2022. Semua pihak yang terlibat dalam jalannya pertandingan, baik itu pemain, ofisial, panitia penyelenggara, hingga media harus melakukan tes PCR dan antigen sebelum masuk ke area stadion. Para pihak yang terlibat juga wajib sudah mendapatkan dua suntikan vaksin sebelum diizinkan mengikuti kegiatan.

    IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.