Cole: Aku Ingin Lihat Inggris di Final  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto: Istimewa

    Foto: Istimewa

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Andrew Alexander Cole, akrab dikenal dengan Andy Cole, akan selalu mendapat tempat di hati para pendukung Manchester United (MU) di mana pun. Namanya selalu dimasukkan dalam bait-bait lagu pujian dan penyemangat yang dinyanyikan suporter saat dia dan MU bertanding. Cole pun tersenyum ketika nyanyian itu kembali terdengar saat ia menyambangi Jakarta, Selasa (15/5) pada acara peluncuran kartu perdana telepon seluler TriMU milik Hutchison CP Telecommunication yang merupakan mitra bisnis MU.

    Cole -- ia lebih suka memakai nama Andrew ketimbang Andy -- adalah salah satu striker terbaik yang pernah dimiliki MU dan juga di Liga Primer Iggris. Sepanjang karirnya di Liga Primer, ia sudah mencetak 187 gol. Pria kelahiran Nottingham, 15 Oktober 1971, ini adalah pencetak gol terbanyak kedua sepanjang sejarah Liga Primer setelah Alan Shearer yang membukukan 260 gol.

    Mengawali karier sepak bolanya di Arsenal, nama Cole justru mencuat setelah ia pindah ke Newcastle United. Di Newcastle, Cole mencetak 55 gol pada 70 kali penampilannya dan itu memikat MU untuk meminangnya. Pada 1995, Cole hijrah ke Old Trafford, markas MU, dan bertahan di sana selama enam tahun dengan koleksi 121 gol. Cole pun dipanggil ke tim nasional Inggris pada 1995. Namun selama delapan tahun, ia hanya tampil 15 kali membela tim Inggris.

    Cole mendapat musim terbaiknya bersama MU ketika mereka mendapat treble pada 1999 dengan menjuarai Liga Primer, Piala FA dan Liga Champions Eropa. Cole mendapatkan klimaks karirnya bersama MU. Namun gangguan cedera serta datangnya striker baru seperti Ruud van Nistelrooy membuat Cole tersisih di MU dan akhirnya keluar pada 2001. Cole sempat bermain untuk beberapa klub sebelum memutuskan pensiun pada 2008 setelah membela Nottingham Forest, klub di kampung halamannya.

    Meski sukses di dunia sepak bola, sejak dulu Cole ternyata lebih memerhatikan keluarganya. "Jelas mereka yang utama. Saat kau menikah kau harus ada untuk keluargamu, istri dan anak-anak. MU adalah tim besar dan profesional, tapi keluarga harus diutamakan," katanya. Cole pun masih menunjukkan keramahannya melayani pertanyaan para wartawan usai acara selesai meski saat itu panitia penyelenggara sudah membatasi waktunya.


    MU mendapat hasil buruk musim ini dengan hanya mendapat Piala Carling. Bagaimana Anda melihat hal itu?

    Kupikir tidak seburuk itu. Musim kompetisi tahun ini memang menjadi masa sulit bagi MU tapi kami masih juara di Piala Carling. Mereka sudah dari awal menjalani persaingan ketat dan kupikir tim-tim yang lain sama bagusnya. Memang peluang bagus belum datang ke MU.
    Di Liga, pertandingan menentukan sebagai juara sebenarnya saat mereka melawan Blackburn Rovers. Sayang, saat itu hasilnya imbang (skor akhir 0-0), dan mengubah keadaan. Lalu kami juga kalah dari Bayern Muenchen di Liga Champions. Sayang sekali, tapi itulah sepak bola. Tapi kami akan kembali jadi lebih baik pada musim depan.

    Bagaimana cara memperbaikinya?

    Memperbaikinya? Kami adalah tim yang bagus dan pernah mendapatkan banyak juara. Kami akan melakukannya lagi pada musim depan.

    Tapi Alex Ferguson dikabarkan akan pensiun dari MU musim depan?

    Benarkah? Aku malah belum mendengar soal kabar itu.

    Apakah MU sudah layak untuk ganti manajer?

    Soal manajer, well...(tertawa) kupikir itu bukan sesuatu yang mudah untuk dibicarakan. Aku bukan petinggi klub jadi biarlah mereka yang memutuskan. Ferguson adalah manajer yang hebat dan rasanya dia sudah jadi legenda di dunia tidak hanya di MU. Selama menjadi manajer, dia selalu mendapatkan hal yang fantastis. Kupikir dia adalah manajer paling sukses dalam sejarah sepak bola di Inggris.

    Menurut Anda, bagaimana peluang Inggris pada Piala Dunia di Afrika Selatan?

    Bicara tentang Inggris, saya selalu ingin mereka juara. Tapi tahun ini juga sulit karena ada tim-tim unggulan lain seperti Spanyol, Portugal dan Brazil. Inggris akan mendapat perjalanan berat saat menembus semi final. Tapi aku ingin melihat Inggris berlaga di final nanti melawan Brasil atau Spanyol. GABRIEL WAHYU TITIYOGA

    Profil

    Nama: Andrew Alexander Cole
    Lahir: Nottingham, 15 Oktober 1971
    Posisi: Penyerang

    Karir klub:
    Arsenal (1989–1992)
    Fulham (1991, pinjaman)
    Bristol City (1992–1993)
    Newcastle United (1993–1995)
    Manchester United (1995–2001)
    Blackburn Rovers (2001–2004)
    Fulham (2004–2005)
    Manchester City (2005–2006)
    Portsmouth (2006–2007)
    Birmingham City (l2007, pinjaman)
    Sunderland (2007–2008)
    Burnley (2008, pinjaman)
    Nottingham Forest (2008)

    Prestasi

    Individual:
    - Premier League Golden Boot: 1993–94
    - PFA Young Player of the Year (1994)


    Klub
    Newcastle United
    - Juara Liga Divisi I (1992/1993)

    Manchester United
    - Juara Liga Premier (1995/1996, 1996/1997, 1998/1999, 1999/2000, 2000/2001)
    - FA Cup (1995/1996, 1998-1999)
    - FA Community Shield : (1996, 1997)
    - Liga Champions (1998/1999)
    - Intercontinental Cup (1999)

    Blackburn Rovers
    - Piala Liga (2001/2002)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?