Arema Incar Dobel Juara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    ANTARA/Ari Bowo Sucipto

    TEMPO Interaktif, Jakarta -
    Olahraga: Tuesday, 08/Jun/2010 16:16:39
    By: aris

    JAKARTA-- Arema Indonesia masih haus gelar. Setelah menjadi juara Djarum Indonesia Super League musim kompetisi 2009-2010, Tim Singo Edan kini mengincar gelar juara Piala Indonesia. Target juara ganda atau dobel ini, menurut dua pemain Arema asal Singapura, Noh Alam Shah dan M Ridhuan, merupakan target yang realistis.

    “Gelar dobel bisa kami wujudkan. Kami sudah juara Liga Super. Di Piala Indonesia sekarang sudah masuk delapan besar. Kapan lagi kami punya kesempatan seperti ini? Kami akan berjuang meraih dobel,” ujar Ridhuan, Selasa (8/6).

    Gelandang serang berusia 26 tahun itu melanjutkan, kesempatan merebut gelar ganda merupakan tantangan besar yang harus dijawab para pemain Arema. Ridduan yakin para Arema sanggup menjawab tantangan itu. “Apalagi Arema punya sejarah besar di Piala Indonesia karena pernah dua kali juara di tahun 2005 dan 2006,” katanya.

    Ridhuan juga menyatakan kondisi tim yang bagus usai menjuarai Liga Super akan menjadi modal bagi Arema untuk bertempur di Piala Indonesia. Ia yakin para pemain dan pelatih mampu menjaga momentum itu hingga pelaksanaan babak delapan besar yang akan dimulai setelah Piala Dunia Afrika Selatan. “Kami harus terus berlatih dan tetap semangat. Jangan sampai semangatnya hilang,” tutur Ridhuan.

    Ada pun penyerang Noh Alam Shah, mengungkapkan, semua tim peserta babak delapan besar Piala Indonesia punya kesempatan sama menjadi juara. Hal ini karena tim-tim yang lolos merupakan tim-tim besar di Liga Super seperti Persipura Jayapura, Persib Bandung, Persija Jakarta, juga juara bertahan dua tahun berturut-turur, Sriwijaya FC. “Meski peluang sama, kami tetap yakin juara,” kata Alam Shah.

    Menurut Alam Shah, Arema harus fokus dari satu pertandingan ke pertandingan lain. Hal ini karena babak delapan besar hingga final Piala Indonesia akan menggunakan sistem gugur. “Jadi jangan sampai kita menyesal karena kalah. Di Liga Super, meski pernah kalah tapi kami masih bisa juara. Makanya, menurut saya, Piala Indonesia lebih berat tantangannya,” lanjut Alam Shah.

    Arema merintis perjuangannya di Piala Indonesia dengan menjuarai Grup E. Di grup ini, Pierre Njanka dan kawan-kawan meraih hasil sempurna dengan mengalahkan Deltras Sidoarjo 1-0, Persijap Jepara 3-0, dan PS Mojokerto Putra 2-1. Di babak enam belas besar, Arema yang tampil di Grup R, juga menyapu bersih kemenangan masing-masing melawan Pelita Jaya (2-0), Persidafon Dafonsoro (1-0), dan Persela Lamongan (1-0).

    “Kami sudah terlanjur melangkah jauh, jadi kami harus selesaikan pekerjaan ini,” kata Alam Shah.

    ARIS M


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.