Uruguay Andalkan Suarez dan Cavani  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Striker timnas Uruguay yang juga bermain untuk klub Belanda Ajax, Luis Suarez (kanan), bersama rekannya berlatih jelang pertandingan persahabatan melawan timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta (7/10). ANTARA/Andika Wahyu

    Striker timnas Uruguay yang juga bermain untuk klub Belanda Ajax, Luis Suarez (kanan), bersama rekannya berlatih jelang pertandingan persahabatan melawan timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta (7/10). ANTARA/Andika Wahyu

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Pelatih Uruguay, Oscar Tabarez, sama sekali tidak mengkhawatirkan absennya Diego Forlan. Menghadapi Indonesia pada laga uji coba, Jumat besok, ia akan memainkan formasi 4-3-3. Dua pemain yang sudah pasti akan dimainkan di lini depan adalah Luis Suarez dan Edison Cavani. Sedangkan satu nama lainnya masih ia simpan.

    “Suarez atau Cavani bisa menggantikan posisi Forlan (sebagai penyerang utama),” kata Tabarez saat ditemui di Stadion Gelora Bung Karno, Kamis malam (7/10). Menurut Tabarez, keduanya adalah penyerang terbaik sewaktu bermain di tingkat junior.

    Pernyataan bernada optimitis dari Tabarez memang bukan tanpa alasan. Luis Suarez, 23 tahun, adalah penyerang utama di klub raksasa Ajax Amsterdam sedangkan Canavi, 23 tahun, adalah rekrutan baru klub Seri A Italia, Napoli.

    Tabarez berjanji timnya akan tetap memainkan sepak bola menyerang seperti yang mereka tampilkan di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan lalu. Hal ini terlihat dari skuad yang ia bawa ke Indonesia 16 besar diantaranya adalah pemain yang ikut ke Afrika Selatan. “Permainan kami tidak akan jauh beda dengan penampilan saaat Piala Dunia,” kata Tabarez.

    Pertandingan melawan Indonesia ini menjadi pertandingan pertama Uruguay setelah sukses lolos hingga babak semifinal di Piala Dunia lalu. Tabarez menilai pertandingan ini cukup bagi timnya. Ia menyebut pertandingan ini bisa ia gunakan sebagai persiapan untuk menghadapi kualifikasi Piala Dunia 2014 di Brasil. “Jarang sekali kami bisa mendapat tawaran bermain dengan tim Asia,” katanya.

    Ketika ditanya mengenai permainan keras yang kerap diperagakan Indonesia Tabarez mengaku tidak khawatir. Ia berharap wasit Abbas bin Daud asal Singapura bisa mempimpin pertandingan dengan adil.

    Pada pertandingan yang akan dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Karno pukul 20.00 itu, Abbas akan dibantu dua asisten wasit asal Indonesia, Suwaedi Yunus dan Riswandi. “Saya percaya wasit, sehingga tidak takut dengan permainan Indonesia yang terkenal keras,” tutup Tabarez.

    RINA WIDIASTUTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.