Puluhan Pemain Muda Jayapura Ikut Seleksi ke Italia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Subekti

    TEMPO/Subekti

    TEMPO Interaktif, Jayapura - Berbagai klub dan sekolah sepak bola yang ada di wilayah Kota/Kabupaten Jayapura, Papua, Senin (22/11) dan kemarin, menyertakan anggotanya untuk menjalani seleksi Training Centre (TC) ke Genoa Italia.

    Puluhan pemain muda itu mengikuti seleksi yang dilangsungkan di Lapangan Akademi Sepak Bola Emsyk Waena. Seleksi dipimpin oleh Ketua Pencari Bakat usia muda wilayah Papua Benny Jensenem dan disaksikan langsung manajer pencari bakat dari Asia yang juga mantan striker Timnas Singapura, Fandi Achmad.

    Peserta yang lolos seleksi akan mengikuti pelatihan sepakbola di Genoa selama enam bulan. Salah satu persyaratan pemain yang mengikuti seleksi adalah tidak boleh terikat dalam kontrak.

    "Jangan sampai di antara kalian ada pemain yang masih dikontrak oleh klub ataupun dengan instansi pemerintah," kata Jansenem saat memberikan arahan kepada para peserta seleksi.

    Menurut Jansenem selain harus berasal dari klub dan SSB yang dikelola swasta, salah satu prioritas yang juga diutamakan dalam seleksi itu adalah usia dan tinggi badan para pemain.

    Nantinya pemain yang lolos seleksi rencananya akan diberangkatkan ke Genoa-Italia pada Januari 2011. "Yang kita utamakan adalah pemain yang memiliki tinggi badan 170cm dan kelahiran tahun 1993-1994," ujar Jansenem.

    Selain memiliki skill, teknik, dan mental bermain yang baik, pemain yang diutamakan dalam seleksi itu adalah pemain yang bebas dari klub-klub dan SSB yang dikelolah secara swadaya.

    Pada seleksi tahap pertama ini sebanyak 72 peserta berhasil lolos ke seleksi tahap berikutnya, namun beberapa peserta yang tidak lolos tetap masih diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi. Seleksi tahap kedua dilangsungkan hari ini.

    ANT


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.