Indonesia Taklukkan Taiwan 2-0  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Timnas Indonesia. TEMPO/Tony Hartawan

    Timnas Indonesia. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO Interaktif, Palembang - Tim nasional Indonesia berhasil unggul dengan Taiwan dalam laga ujicoba persahabatan di Stadion Jakabaring, Rabu (24/11) malam ini. Indonesia bermain cepat dan taktis, namun di babak kedua tempo permainan melamban karena banyak pergantian pemain sehingga ritme tidak terjaga.

    Dengan menurunkan duetnya, Gonzales dan Irfan Bachdim, pelatih timnas Alfred Riedl tidak mau berspekulasi dan menyia-nyiakan kesempatan uji coba ini. Firman Utina menguasai bola dan di awal babak pertama Gonzales berhasil memecahkan kebuntuan.

    Gol bertambah untuk Indonesia setelah Ridwan dijatuhkan pemain belakang Taiwan dan menghasilkan penalti di menit ke-18. Firman Utina sang eksekutor berhasil mengenapkan kemenangan Indonesia sampai babak pertama usai.

    Di babak kedua, Indonesia melambatkan tempo permainan. Riedl menarik sebagian pemain intinya dan mencoba memasukkan pemain lainnya. Pergantian malah membuat timnas kedodoran. Sementara Taiwan menaikkan tempo permainan dengan menekan Indonesia.

    “Tempo menurun di babak kedua karena banyak pergantian pemain sehingga menganggu ritme,”kata Alfred. Menurut dia, permainan di babak pertama cukup bagus dan dia mengaku soal fisik menjadi catatan tersendiri bagi timnnya.

    Dia juga mengatakan dalam pertandingan ke depan menghadapi Malaysia, Riedl meminta para pemain tidak ada emosional. 

    Terkait dengan Bambang Pamungkas yang selalu diturunkan di babak kedua atau terakhir, dia beralasan Bambang sudah cukup lama bermain di Indonesia dan sudah padu. Sementara Gonzales dan Bachdim masih perlu adaptasi.

    Bambang Pamungkas sendiri mengatakan tidak ada masalah diturunkan di babak kedua sebab yang paling tahu kebutuhan tim adalah pelatih. “Kalau saya sendiri tidak ada masalah, dan kondisi saya juga baik-baik saja," kata Bambang. 

    Sementara pelatih Taiwan Lo Chih Tjung mengatakan pemain yang dibawa adalah pemain muda dan belum berpengalaman di laga internasional pihaknya menerima hasil ini dan diakui jika tim tidak bisa mengimbangi kecepatan permaianan Indonesia.

    ARIF ARDIANSYAH 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.