Thailand Kembali Ditahan Imbang  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Thailand,  Sarayoot Chaikamdee, (kanan) saat melawan Malaysia. (AP Photo/Dita Alangkara)

    Pemain Thailand, Sarayoot Chaikamdee, (kanan) saat melawan Malaysia. (AP Photo/Dita Alangkara)

    TEMPO Interaktif, Jakarta -Thailand kembali harus mendapatkan hasil seri di lanjutan piala AFF Suzuki Cup 2010. Dalam pertandingan kedua melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Sabtu (4/12) Nataporn Phanrit harus puas dengan skor imbang 0-0. Dengan demikian, Thailand harus berjuang lebih keras lagi saat menghadapi Indonesia pekan depan jika ingin tetap lolos ke babak semifinal.

    Pelatih tim nasional Thailand Bryan Robson menyatakan bahwa dirinya begitu kecewa dengan hasil yang diberikan anak-anak asuhnya kali ini. “Kami memiliki banyak kesempatan untuk mencetak gol terutama pada babak pertama, sayang kami melewatkannya begitu saja,” katanya dalam konferensi pers. Memang Thailand lebih memiliki peluang untuk membobol gawang Malaysia sejak peluit wasit ditiupkan. Namun pertahanan yang diberikan Safiq bin Rahim dan rekan-rekannya memang begitu menyulitkan sehingga gol tak kunjung tercipta hingga turun minum.

    Serangan Thailand semakin keras pada babak kedua. Sayangnya, umpan-umpan yang dilancarkan baik kepada Sarayoot Chaikamdee ataupun beberapa tendangan Datsakorn Thonglao dari area tengah selalu dapat diatasi lini pertahanan Malaysia. Pada menit-menit terakhir, saat Robson memasukkan Therdsak Chaiman menggantikan Thonglao serangan Thailand semakin menggigit. Tetapi, hal itu tidak cukup karena tetap saja penyelesaian akhir Thailand tidak berubah. Sampai dengan pertambahan waktu tiga menit usai, skor kacamata tetap bertahan. “Pada 15 menit terakhir kami memang memiliki kesempatan yang lebih baik, tetapi tetap tidak bisa digunakan,” kata Robson.

    Pelatih Malaysia Krishnasamy Rajagopal mengakui bahwa sebenarnya Thailand telah menunjukkan permainan dengan serangan yang begitu keras. “Seharusnya kami mencetak gol lebih awal, dengan begitu akan mudah bagi kami untuk selanjutnya,” katanya. Peluang Malaysia lebih banyak dibuat oleh striker andalannya Norshahrul Idlan bersama dengan Mohd Safee. Sayangnya, kolaborasi mereka masih sulit menembus pertahanan Thailand.

    Dengan hasil ini, Thailand setidaknya harus mendapatkan kemenangan atas Indonesia pada pertandingan penentuan pada Selasa pekan depan. Robson mengakui tidak akan mudah untuk meraih kemenangan atas tim yang tampil di depan publiknya sendiri itu. “Apalagi Indonesia telah tampil dengan sangat baik di pertandingan pertama mereka, tetapi kami tetap akan memberikan perlawanan terbaik kami,” kata mantan bintang klub Manchester United itu.

    Robson menyadari betul hasil imbang atas Malaysia ini betul-betul menjadi satu pekerjaan rumah tersendiri baginya. “Jika kita menang, tentunya akan lebih mudah. Tetapi dengan hasil yang sudah ada sekarang ini, kami harus berusaha sebaik mungkin untuk memetik kemenangan saat melawan Indonesia nanti,” katanya. EZTHER LASTANIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.