PSSI Seharusnya Menyikapi Permintaan Nurdin Turun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Spanduk Turunkan Nurdin Halid. TEMPO/Aditia Noviansyah

    Spanduk Turunkan Nurdin Halid. TEMPO/Aditia Noviansyah

    TEMPO Interaktif,Jakarta:Ancaman PSSI yang akan memberi sanksi kepada klub-klub yang memiilih bergabung dengan Liga Primer Indonesia dinilai berlebihan. Yon Moeis, Direktur Batavia Union, salah satu dari 19 klub yang akan bermain di LPI 8 Januari mendatang mengatakan seharusnya otoritas sepak bola nasional menyikapi permintaan Nurdin Halid turun yang digulirkan masyarakat.

     

    Sekretaris Jenderal PSSI, Nugraha Besoes akan memberi sanksi kepada Persema Malang, PSM Makassar, Persibo Bojonegoro. Menurutnya keikutsertaan tiga klub yang masih dalam naungan itu tak bisa dibenarkan dalam statuta PSSI ataupun FIFA.

    Yon menilai lebih elok jika Nugraha mengomentari soal gagalnya tiim nasional menjuarai Piala AFF 2010. “Kang Nug seharusnya ikut bertanggung jawab terhadap prestasi sepak bola nasional. Kita masih jalan di tempat,” ujar Yon, Jumat (31/12).

    Salah satu tuntutan agar Nurdin mundur datang dari sejuta faesbuker. Namun mantan narapidana itu mengatakan tidak akan pernah akan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI. Inilah yang menurut Yon harus disikapi dengan bijaksana oleh Nugraha.

    “Seharusnya Kang Nug dalam konferensi pers kemarin menyikapi permintaan Nurdin turun. Sepak bola kita sudah banyak dicekoki caci maki,” jelas Yon.

    PSSI, melalui Nugraha juga mengatakan bahwa LPI seperti banci menanggapi surat akan bergulirnya Lpi. Yon membantah hal ini. “Kang Nug dan PSSI kan sudah tahu apa yang akan kita lakukan. Kita bukan kompetisi tandingan,” tegasnya.

    Bagus wijanarko 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.