Persis Tetap Eksis Sampai Akhir Kompetisi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Surakarta - Persis Solo akhirnya membatalkan niatnya mengundurkan diri dari kompetisi Divisi Utama Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI). Klub berjuluk Laskar Samber Nyawa tersebut memastikan tetap bertahan hingga akhir kompetisi.

    Sekretaris Persis Solo Ruhban Ruzziyatno menyatakan, ucapan mundur dari kompetisi yang dilontarkan Ketua Umum Persis Solo Hadi Rudyatmo beberapa waktu lalu bukan dalam arti sebenarnya. “Ucapan (mundur) itu keluar karena ketua umum marah atas prestasi tim yang tengah terpuruk,” kata Ruhban kepada Tempo, Kamis (13/1).

    Sehingga, kata dia,  dengan ancaman mundur tersebut, diharapkan para pemain lebih serius dalam bermain dan manajemen bersungguh-sungguh mengelola tim. “Kemarahan ketua umum memang ditujukan kepada manajemen dan pemain agar berusaha lebih baik lagi,” ujarnya.

    Saat ini, lanjut Ruhban, suasana tim kondusif. Para pemain juga bertekad untuk menang dalam pertandingan berikutnya melawan PPSM Magelang di Stadion Manahan, Solo, Jumat (14/1). “Saya sudah bertemu dan berbicara dengan tiap anggota tim. Semua menyatakan siap bermain maksimal melawan Magelang,” tambahnya.

    Terkait pendanaan, dia menyebut kebutuhan dalam satu musim kompetisi Rp 2,5 miliar. Dia mengatakan hingga kini tidak memperoleh dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. “Kami mengupayakan pendanaan dari penjualan tiket, sponsor, dan penggalangan dana,” katanya.

    Pemain tidak terpengaruh dengan kondisi keuangan yang tengah kembang kempis. “Pemain tetap berlatih seperti biasa. Mereka bertekad untuk menunjukkan permainan terbaik bagi masyarakat Solo,” ucapnya.

    Ketua Umum Persis Solo yang juga Wali Wali Kota Solo Hadi Rudyatmo menyatakan, Persis jalan terus. “Persis tetap eksis,” kata Hadi. Sebelumnya, Hadi berulang kali menyatakan Persis Solo akan segera mundur dari Divisi Utama.

    Selain persoalan finansial, juga karena merasa selalu dicurangi oleh perangkat pertandingan. Sehingga hingga kini tim belum sekalipun meraih kemenangan. “Bermain di kandang saja dicurangi wasit, apalagi main tandang,” ujarnya.

    Saat ini Persis sudah menjalani tujuh pertandingan di Grup II Divisi Utama. Poin yang dikumpulkan baru tiga, hasil dari tiga kali imbang dan empat kali kalah.

    UKKY PRIMARTANTYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.