Kisruh PSSI Sampai ke Meja FIFA

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Christian Hartmann

    REUTERS/Christian Hartmann

    TEMPO Interaktif, Jakarta - Kabar perpecahan klub-klub peserta kompetisi liga sepak bola Indonesia akhirnya sampai juga ke meja induk sepak bola dunia (FIFA). Perseteruan antara dua kubu yang pro dan kontra kompetisi digelar 15 Oktober dengan 24 klub peserta kompetisi pun memasuki babak baru.
    "Sudah saya kirim suratnya ke AFC (Konfederasi Sepak Bola Asia) kemarin, saya tembuskan juga kepada FIFA. Isinya saya melaporkan semua kejadian yang ada di Indonesia," kata anggota Komite Eksekutif Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), La Nyalla Mataliti, ketika dihubungi, Ahad, 16 Oktober 2011.

    La Nyalla mengatakan pengurus PSSI melanggar banyak pasal dalam statuta PSSI dengan memaksakan peserta kompetisi sebanyak 24 klub. PSSI juga dituding melanggar hasil kongres Bali dengan menunjuk PT Liga Prima Sportindo sebagai operator pelaksana kompetisi.

    "Saya laporkan semua. Kalau tidak begitu, akan berkelanjutan terus, bisa rusak ini," katanya. Ia mencontohkan, dalam pasal 23 statuta disebutkan jumlah peserta kompetisi tak lebih dari 18 klub. Hasil kongres di Bali juga menunjuk PT Liga Indonesia sebagai operator kompetisi. Namun kedua hal ini dilanggar PSSI. "Mereka mengubah sendiri," ujar La Nyalla.

    Selain melayangkan surat ke FIFA, La Nyalla juga menyiapkan amunisi lain: kongres luar biasa. Saat ini, dirinya sedang menggalang suara untuk menggulirkan kongres luar biasa. Agendanya, mengubah statuta. "Yang mereka langgar harus diubah dulu seperti peserta kompetisi 18, harus diubah jadi 24," katanya.

    Klub-klub peserta kompetisi yang terbelah menjadi dua kubu menyikapi keputusan PSSI menggelar liga mulai 15 Oktober kemarin. Mereka terbelah menjadi kubu yang pro-kompetisi diikuti 24 klub dengan kubu yang menentangnya.

    Kubu penolak kompetisi diikuti 24 klub terdiri dari Persebaya (versi Wisnu Wardhana), Persipura Jayapura, Persisam, Persiwa, PSPS, Deltras, Persidafon, Pelita Jaya, Persiba Balikpapan, Persela, Sriwijaya FC, dan Mitra Kukar. Mereka siap menggelar kompetisi tandingan 1 Desember mendatang.

    Penolakan mereka ditentang 10 klub yang sepakat kompetisi diikuti 24 klub. Mereka yakni Persiraja Banda Aceh, PSMS Medan, Persibo Bojonegoro, Persija Jakarta, PSM Makassar, Arema, Persema Malang, Persiba Bantul, Persijap Jepara, dan Persebaya Surabaya.

    DWI RIYANTO AGUSTIAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.