Persipura Batal Ikut Liga Champions Asia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persipura Jayapura. TEMPO/ Cunding Levi

    Persipura Jayapura. TEMPO/ Cunding Levi

    TEMPO Interaktif, Jayapura – Persipura Jayapura dipastikan batal mengikuti Liga Champions Asia musim 2012. Tim pemegang juara Liga Super Indonesia 2010/2011 ini hanya berkesempatan bermain di Liga Super dan kemungkinan akan mendapat sanksi turun kasta ke Divisi Utama liga di Indonesia.

    “Ya kalau menurut saya, kami sudah batal karena surat Asian Football Confederation (AFC) itu batasnya tanggal 1 Desember kemarin. Itu sangat jelas kami batal ikut,” kata La Sya, Ketua Harian Persipura Jayapura, Sabtu 3 Desember 2011.

    Ia menuding Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) pimpinan Djohar Arifin Husin telah sengaja menjegal Persipura ke Liga Champions Asia. Sebabnya, klub asuhan Jacksen Tiago itu membelot ikut Liga Super Indonesia musim 2011/2012.

    “Ini upaya sengaja. Kenapa begitu, karena kami  Persipura bukan Persema atau yang lain. Coba kalau tim lain, PSSI pasti akan bilang biarkan saja mereka ke ISL. Nah, kami punya nilai jual, itulah mengapa PSSI terus mendesak kami kembali ke IPL. Karena kami menolak, akhirnya kami dijegal ke LCA,” kata Sya.

    Seperti dirilis PSSI, AFC telah memutuskan klub yang berhak ikut ke LCA menggantikan Persipura adalah jawara Singapura, Tampines Rovers. Ini sekaligus menutup harapan Arema Indonesia bisa naik menggantikan posisi Persipura.

    Di LCA, wakil Singapura sudah pernah tampil beberapa kali selain Tampines Rovers. Pada 2009 lalu Singapore Armed Force FC ikut berlaga setelah lolos dari babak play-off mengandaskan PSMS Medan, 2-1. Kala itu PSMS tersingkir dan harus puas bertanding di Piala AFC.

    “Kami akan mengambil langkah hukum atas masalah ini. Kami melihatnya ada permainan sejak awal. Kenapa begitu, karena dari semula Persipura yang selalu menginginkan agar PSSI membangun komunikasi dengan semua klub. Kalau tidak ada kebijakan yang salah dari PSSI, tidak akan ada ISL, ini salah PSSI,” ujar dia menegaskan.

    JERRY OMONA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?