Kalah dari Napoli, Mata Tetap Optimistis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Juan Mata. AP/Tom Hevezi

    Juan Mata. AP/Tom Hevezi

    TEMPO.CO, London - Peluang Chelsea untuk lolos ke babak selanjutnya cukup berat setelah takluk 1-3 dari Napoli dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu dini hari, 22 Februari 2012. Penyerang Chelsea Juan Mata mengklaim timnya masih memiliki peluang untuk lolos.”Peluang kami belum tertutup,” kata Mata seperti dikutip Sky Sports, Rabu, 22 Februari 2012.

    Bermain di Stadion San Paolo, Naples, tim arahan Andre Villas-Boas mampu unggul lebih dahulu lewat gol Juan Mata. Namun, Napoli membalasnya dengan tiga gol dari Edinson Cavani dan dua gol Ezequiel Lavezzi. Atas kekalahan tersebut, peluang Chelsea lolos ke babak delapan besar cukup berat meskipun bermain di kandang.

    “Napoli adalah tim yang sangat kuat jika main di kandang, tapi kami masih punya pertandingan kedua dan kami akan memberikan 100 persen di (Stamford) Bridge,” kata Mata. “Saya memiliki optimisme tinggi pada tim ini. Memang tidak akan mudah bagi kami, tapi saya pikir kami bisa melakukannya.”

    Pemain asal Spanyol itu  mengaku kecewa karena Chelsea terlalu sering membuang peluang.”Kami memiliki banyak peluang untuk mencetak gol pada pertandingan tadi. Kami harus mengkonversi peluang itu menjadi gol di laga kedua nanti. Skor 1-0 akan menjadi hasil yang sangat bagus, tapi kami gagal mempertahankannya.” ujar Mata.

    Mata juga mengaku kagum akan kekuatan Napoli. “Saya tahu pertandingan itu akan menjadi pertandingan terbuka bagi kedua tim. Napoli merupakan tim dengan strategi menyerang. Mereka memiliki tiga pemain berbahaya yang sangat cepat dalam melakukan serangan balik, Cavani, Lavezzi, dan (Marek) Hamsik,” kata Mata.

    SKY SPORTS | ANTON WISHNU


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.