Menanduk Wasit, Tommy Diperiksa Komisi Disiplin

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Amston Probel

    TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Disiplin Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) hari ini memeriksa pemain Semen Padang, Tommy Rifka, terkait insiden tandukan kepala kepada asisten wasit saat laga Liga Prima Indonesia melawan PSMS Medan pada 18 Maret lalu. Tommy datang didampingi beberapa staf tim Semen Padang.

    Menurut Tommy, materi pemeriksaan hanya terkait kronologis kejadian. “Mereka (Komdis) hanya ingin mendengar kronologis berdasarkan versi saya, apakah sama dengan kronologis yang ada di laporan pengawas pertandingan. Itu saja,” kata Tommy Rifka di kantor PSSI, Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin, 2 April 2012.

    Tommy enggan berandai-andai terkait kemungkinan sanksi yang akan dijatuhkan kepadanya. Ia hanya berharap, komdis bisa membuat keputusan yang adil berdasar keterangan yang sudah dikumpulkan. Aksi tandukan itu, menurut Tommy, hanya spontanitas di lapangan yang ia lakukan akibat emosi. “Sekarang saya tunggu vonis dari Komdis. Tapi jika nanti ada pemeriksaan lanjutan saya pasti datang,” kata mantan pemain Persela Lamongan itu.

    Wakil Ketua Komisi Disiplin, Catur Agus Saptono, mengatakan pemeriksaan bertujuan untuk mendengarkan keterangan Tommy Rifka seputar kejadian, sehingga kmomdis bisa mendapatkan kronologis kejadian secara menyeluruh. Komdis, kata Catur, sebelumnya juga telah memeriksa satu orang lainnya yang mengetahui kejadian tersebut. Namun, Catur tidak menyebut identitas orang yang ia maksud.

    Catur juga tidak menyebut waktu pasti vonis aksi indisipliner Tommy Rifka itu diputus. “Saya belum tahu. Akan terlebih dahulu dirapatkan,” kata Catur. Aksi tanduk itu terjadi di Stadion Teladan, Medan, saat pertandingan antara tuan rumah PSMS melawan Semen Padang di lanjutan Liga Prima Indonesia (LPI) pada 18 Maret 2012.

    Insiden berawal saat Tommy yang dikartumerah wasit akibat dinilai menyikut pemain PSMS Medan. Pemain plontos itu kemudian protes dan berusaha menanduk kepala asisten wasit berkali-kali. Ia pun ogah besikeras tidak mau meninggalkan lapangan dan tetap bermain di sisa sekitar sepuluh menit waktu pertandingan.

    Pertandingan itu sendiri berakhir 1-1. Semen Padang terlebih dahulu unggul di menit ke-4 melalui kapten Elie Aiboy. Tuan rumah kemudian berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-73 melalui An Hya Yoen.

    ARIE FIRDAUS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.