Tantang Persib, Pelita Jaya Tanpa Safee

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mohammad Safee Mohd Sali. AP/Lai Seng Sin

    Mohammad Safee Mohd Sali. AP/Lai Seng Sin

    TEMPO.CO, BANDUNG - Pelita Jaya Karawang dipastikan kehilangan bomber andalannya, Mohd Safee bin Mohd Sali, saat menantang tuan rumah Persib Bandung dalam lanjutan Liga Super Indonesia 2011/2012 di Stadion Siliwangi, Bandung, Ahad petang 13 Mei 2012. Selain Safee, pelatih Rahmad Darmawan mengatakan, Pelita besok juga belum bisa diperkuat bek Ruben Karel Sanadi yang masih belum pulih dari cedera.

    Kartu kuning pertama didapat Safee saat menantang Persiba Balikpapan di putaran pertama Liga, Maret lalu. Sedangkan kartu kedua dia peroleh saat menjamu Persiwa Wamena di Stadion Singaperbangsa, Karawang, beberapa hari lalu. "Karena tak ada Safee, saya akan memodifikasi cara bermain anak-anak (Pelita Jaya),"ujar Rahmad di sela uji lapangan bola Stadion Siliwangi, Bandung, Sabtu petang 12 Mei 2012.

    Mantan pelatih tim nasional U-23 ini tak merinci modifikasi seperti apa yang akan dia lakukan. "Untuk pengganti Safee ada (Aleks) Bajevski (dari tengah digeser ke depan). Di tengah untuk mengisi posisi Bajevski, ada Dedi Kusnandar, atau bisa juga Engel Berd Sani kami siapkan untuk di situ,"kata Rahmad.

    Ia memastikan, Egi Melgiansyah dan kawan-kawan besok bakal mengerahkan kemampuan terbaiknya demi mencuri poin penuh dari tuan rumah. "Saya optimistis besok anak-anak akan main sebaik mungkin. Dan soal hasil pertandingan kita lihat saja besok,"kata Rahmad menandaskan.

    Pelita Jaya Karawang kini di peringkat ke-7 klasemen sementara Liga Super Indonesia 2011/2012. Dari total 23 laga, Pelita mengoleksi nilai 34 poin, hasil 10 menang, 4 seri, dan 9 kalah. Sedangkan Persib kini masih bercokol di peringkat ke-9 klasemen atau dua tingkat di bawah Pelita. Dari total 23 pertandingan, Maung hanya bisa meraup nilai 31 poin, hasil 9 menang, 4 seri, dan 10 kalah.

    ERICK P HARDI 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.