Lawan MU, Ronaldo Selamatkan Madrid dari Kekalahan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Real Madrid Cristiano Ronaldo merayakan gol ketiganya saat melawan Levante dalam pertandingan divisi utama Spanyol di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Minggu (12/2). REUTERS/Sergio Perez

    Pesepakbola Real Madrid Cristiano Ronaldo merayakan gol ketiganya saat melawan Levante dalam pertandingan divisi utama Spanyol di stadion Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol, Minggu (12/2). REUTERS/Sergio Perez

    TEMPO.CO, Madrid - Cristiano Ronaldo berhasil menyelamatkan wajah Real Madrid saat menjamu bekas klubnya Manchester United di Santiago Bernabeu. MU unggul terlebih dahulu melalui sundulan Danny Welbeck dari umpan tendangan bebas.

    Dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada Kamis dini hari 14 Februari 2013 WIB tersebut, Sir Alex Ferguson secara mengejutkan menurunkan Phil Jones sebagai gelandang jangkar dan Welbeck di sayap kanan. Hal itu diupayakan untuk menahan gempuran dari gelandang kreatif yang dimiliki Madrid.

    MU membuka skor terlebih dahulu melalui sundulan Welbeck pada menit ke-20. Tendangan penjuru Wayne Rooney berhasil dikonversi penyerang berusia 22 tahun tersebut. 0-1 untuk MU.

    Tidak ingin dipermalukan dikandangnya, Los Blancos terus menekan pertahanan MU yang dikawal Rio Ferdinand dan kawan-kawan. Hasilnya, menit ke-30 Madrid berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Menerima umpan lambung Angel Di Maria, Ronaldo berhasil menaklukan kiper David De Gea melalui tandukan terarahnya.

    Menit ke-39 seisi stadion kembali bergemuruh, namun kali ini bukan gol yang terjadi, melainkan dijatuhkannya Di Maria oleh Jones di kotak terlarang. Winger Argentina itu berusaha menusuk pertahanan MU, namun dijatuhkan bek berusia 20 tahun tersebut. Dan wasit Felix Brych menganggap itu bukanlah suatu pelanggaran.

    Nampaknya malam ini menjadi malam yang sulit bagi Rafael Da Silva, sisi kanan MU terus digempur oleh Di Maria dan Ronaldo secara bergantian. Namun umpan silang yang dilakukan kedua pemain tersebut belum berbuah hasil karena kurang sigapnya pemain Madrid lainnya dalam menerima umpan. Skor 1-1 tidak berubah hingga turun minum.

    Jalannya babak kedua tidak jauh berbeda dengan babak pertama. Los Merengues masih terlalu dominan dibandingkan Rio Ferdinand dan kawan-kawan. Sementara MU hanya mengancam melalui serangan balik.

    Di Maria dan Ronaldo tetap menjadi yang paling sering mengancam gawang MU. Kedua winger itu silih berganti membuat De Gea bekerja ekstra keras. Pada menit ke-48 tendangan spekulasi Ronaldo dari luar kotak penalti masih bisa diamankan De Gea. Begitu pula dengan usaha Di Maria pada menit ke-51, tendangan pemain Argentina itu masih bisa dimentahkan kiper Spanyol tersebut.

    Kesulitan menghadapi serangan Madrid yang menguasai jalannya pertandingan dengan statistik 61 persen. Ferguson memasukkan Ryan Giggs dan Antonio Valencia untuk menambah aliran bola kepada Robin Van Persie. Hasilnya, penyerang Belanda itu hampir saja membuat MU unggul jika tendangannya ke gawang Madrid yang sudah kosong tidak dihalau Xabi Alonso.

    Tidak ingin hasil imbang, Madrid terus menggempur gawang MU. Namun tidak ada lagi gol yang tercipta.  Skor imbang 1-1 tidak berubah hingga wasit meniup peluit panjang. Selain mendominasi pertandingan, tim asuhan Jose Mourinho itu tercatat melakukan 28 tendangan sepanjang pertandingan, namun hanya delapan yang mengarah ke gawang.

    Susunan kedua tim:

    Madrid:
    Diego Lopez; A. Arbeloa, S. Ramos, R. Varane, F. Coentrao; S. Khedira, X. Alonso (Pepe 84); A. Di Maria (L. Modric 75), M. Ozil, C. Ronaldo; K. Benzema (G. Higuain 60).

    MU:
    D. De Gea; Rafael, R. Ferdinand, J. Evans, P. Evra; D. Welbeck (A. Valencia 73), M. Carrick, P. Jones, S. Kagawa (R. Giggs 64); W. Rooney (Anderson 84), R. Van Persie.

    JOKO SEDAYU

    Terpopuler:
    Cristian Gonzales Kembali Dipanggil Timnas

    Song: Anak Saya Sering Tirukan Messi

    Solskjaer Pilih Ronaldo Dibanding Messi

    Ferguson Pastikan Laga Berjalan Seru

    Timnas Tetap Panggil Pemain LSI, Ini Alasannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.