Blanco Ingin Pemain Timnas Seperti Singa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Timnas Indonesia Irfan Bachdim (tengah) menggiring bola saat latihan terakhir jelang Piala AFF, di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, (20/11). ANTARA/Yudhi Mahatma

    Pesepakbola Timnas Indonesia Irfan Bachdim (tengah) menggiring bola saat latihan terakhir jelang Piala AFF, di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, (20/11). ANTARA/Yudhi Mahatma

    TEMPO.CO, Jakarta-Pelatih Luis Manuel Blanco ingin para pemain tim nasional Indonesia bekerja keras saat bertanding di lapangan. Ia pun memberi analogi untuk sikap tersebut.

    "Pemain harus seperti singa. Agresif dan tidak malas, yang hanya berjalan-jalan di lapangan," kata Luis Manuel Blanco, usai perkenalan di kantor Badan Tim Nasional, Jumat, 22 Februari 2013.

    Blanco menilai, prestasi bagus tidak akan terwujud tanpa kerja keras. Ia pun berharap semua pihak bisa bersatu dan mendukung hal tersebut. "Semua harus adaptasi. Saya sendirian tidak akan bisa ubah sepak bola Indonesia," kata Blanco.

    "Saya akan menjadi orang Indonesia seperti kalian. Saya bukan musuh kalian," Blanco menambahkan.

    Mantan pelatih klub Dinamo Tirana di Albania itu pun mengaku telah mengantongi strategi dan pola bermain yang pas bagi Irfan Bachdim cs. "Harus bermain dari kaki ke kaki. Maksimal dua sentuhan," kata dia.

    Untuk pertandingan melawan Arab Saudi pada 23 Maret mendatang, Blanco telah memilih 34 nama pemain. Pemilihan pemain tersebut setelah mengamati kompetisi Liga Super Indonesia dan dua pertandingan timnas.

    "Saya sudah tonton Persija, Mitra Kukar, Barito Putra dan pertandingan timnas, baik saat melawan Yordania dan Irak, atau ketika berujicoba di Medan melawan Semen Padang dan Pro Duta," kata dia.

    Adapun terkait keterbatasan bahasa yang dimiliki Blanco, Wakil Ketua Badan Tim Nasional, Habil Marati menggaransi tidak akan menjadi kendala berarti. "Zaman sekarang, bahasa tidak lagi menjadi kendala. Lagipula, ia akan didampingi seorang penerjemah," kata Habil.

    ARIE FIRDAUS

    Baca juga
    Bupati Aceng Urung Gugat Presiden SBY 

    Anas Urbaningrum Dikabarkan Dicekal

    Papua Memanas, Presiden Gelar Rapat Terbatas



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.