`Akting` David Luiz Dikecam Mantan Pemain Arsenal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • David Luiz. REUTERS/Nigel Roddis

    David Luiz. REUTERS/Nigel Roddis

    TEMPO.CO, London - Mantan Bek Arsenal Martin Keown berharap bek Chelsea David Luis harus merasa malu setelah "berakting", saat Chelsea bertandang ke Old Trafford akhir pekan lalu. Gara-gara ulah David Luiz, wasit pertandingan Howard Webb mengkartu merah bek United, Rafael, ketika kedua klub bertarung yang kemudian dimenangkan oleh Chelsea dengan skor 0-1 itu.

    Menurut mantan bek yang kini menjadi pengamat bola tersebut, reaksi teatrikal dan tertawa liciknya David Luiz saat Rafael dikartu merah adalah perilaku yang memalukan. Koewn mengatakan dia tidak membutuhkan perilaku Luiz dalam permainan sepak bola, tulis Koewn di kolomnya, seperti dikutip Dialy Mail, senin, 6 April 2013.

    "Apakah dia benar-benar berpikir tak seorang pun yang akan melihat dia tersenyum?" kecam Keown dalam kolomnya di Daily Mail. "Wajahnya memberitahukan kepada Anda bahwa itu adalah jebakan. Dia sudah melakukan pekerjaannya."

    Keown menegaskan kalau ulah David Luiz sangat tidak sportif. Dia juga menghimbau Chelsea mesti mengambil tindakan terhadap pemainnya karena David Luiz digadang-gadang bakal menjadi pengganti John Terry dan Frank Lampard sebagai kapten klub.

    "Ironisnya adalah bahwa keuntungan jangka pendek bisa berubah menjadi kerugian jangka panjang. Wasit sekarang akan curiga terhadap David Luiz, wasit tidak akan terlalu percaya lagi padanya," lanjut Keown.

    Sebagai seorang pengamat bola, wajar kalau Keown geram melihat praktik tidak sportif. Ketika masih bermain, Keown juga pernah mengalami tindakan tidak sportif. Saat itu, rekan setimnya di Arsenal, Patrick Vieira, diganjar kartu merah oleh wasit gara-gara dianggap hendak menendang Ruud van Nistelrooy.

    Keown menganggap Nistelrooy "berakting". Dan Keown, diakhir pertandingan, berlari mengejar Nistelrooy dan langsung menghantam leher penyerang asal Belanda itu dari belakang. Seketika terjangan Keown meledakkan perkelahian 22 pemain. Publik Inggris pasti masih ingat insiden Keown tersebut: Battle of Old Trafford, 21 September 2003.

    DAILY MAIL | KHAIRUL ANAM

    Baca juga:
    Kakak Pemain MU Ini Pimpinan Gangster

    Supporter Dortmund Menggila Jelang Final Champions

    PSSI Akan Gelar Turnamen Pemanasan SEA Games

    Di Stefano, Legenda Real Madrid, Kawini Gadis Muda 

    6 Anggota Komite Eksekutif Diskors 10 Tahun

    Alexis Sanchez Tegaskan Tetap di Barcelona

      
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.