Balotelli Harap Milan Belanja Pemain Bintang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mario Balotelli. REUTERS/Tony Gentile

    Mario Balotelli. REUTERS/Tony Gentile

    TEMPO.CO, Milan - Pemain depan AC Milan, Mario Balotelli, berharap klubnya mendatangkan pemain berlabel bintang di bursa transfer musim panas ini. Pembelian pemain berkualitas, menurut Super Mario, bakal membuat Milan makin kompetitif untuk bersaing di Liga Champions.

    Sejauh ini Milan baru mendatangkan satu pemain. Bek 19 tahun asal Kolombia, Jherson Vergara, didatangkan Milan dari Deportes Quindio dengan harga 1,7 juta poundsterling. Sementara itu, Rossoneri telah melepas kapten Massimo Ambrosini dan Mario Yepes.

    “Kami kuat, tapi untuk bersaing di level Eropa kami perlu bantuan,” kata pemain berusia 22 tahun itu kepada Sport Mediaset seperti dilansir Football Italia, Jumat, 5 Juli 2013.

    Mantan pemain Manchester City itu mengaku sempat merayu Carlos Tevez untuk mengikuti jejaknya hijrah ke Milan. Namun penyerang asal Argentina itu lebih memilih Juventus.

    “Saya ingin kami mendatangkan Zlatan Ibrahimovic. Saya mengajak Tevez untuk datang ke Milan, tapi dia tidak mendengarkan saya,” ujar Balotelli.

    Sementara itu, Milan dikabarkan bakal melepas Robinho ke Santos. Stephan El Shaarawy juga diincar klub-klub besar Eropa. Nama terakhir merupakan top scorer Milan di musim lalu. Jika Milan melepas dua penyerang lincah itu, Balotelli akan mengemban tugas berat sebagai tukang gedor.

    FOOTBALL-ITALIA | ANTONIUS WISHNU

    Berita terpopuler:
    Thohir Ingin Remajakan Skuad Inter
    Lawan Persegres, Persija Tak Diperkuat Pacho
    PSG Siapkan Rp 516 M dan Ibrahimovic Demi Cavani
    Fiorentina Ogah Kuras Isi Dompet Demi Gomez
    Pique Ajak Rooney Gabung ke Barcelona 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.