Kelud Meletus, Tanding Persela dan PSM Ditunda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persela Lamongan. TEMPO/Cunding Levi

    Persela Lamongan. TEMPO/Cunding Levi

    TEMPO.CO, Lamongan - Pertandingan antara Tim Biru Laut Persela Lamongan melawan PSM Makassar yang dijadwalkan pada Sabtu, 15 Februari 2014, dipastikan ditunda. Penyebabnya dampak dari erupsi Gunung Kelud yang terjadi Kamis malam, 13 Februari 2014. Selanjutnya pertandingan akan digelar dua pekan ke depan, tepatnya Kamis, 27 Februari 2014. (Baca: Bahaya Abu Vulkanik, Mesin Pesawat Bisa Meledak)

    Penundaan pertandingan yang dijadwalkan dihelat di Stadion Surajaya, Lamongan, Sabtu sore ini sudah diterima manajemen Persela dari Badan Liga Indonesia (BLI). Alasan yang disampaikan, cuaca tak memungkinkan karena pengaruh abu Gunung Kelud. "Jadi, ya, dipastikan ditunda," ujar pelatih Persela Lamongan, Eduard Tjong, kepada Tempo, Sabtu, 15 Februari 2014.

    Eduard mengatakan timnya sempat menunggu kepastian jadwal pertandingan Persela melawan PSM Makassar. Sebab, sehari setelah letusan Gunung Kelud, cuaca tidak memungkinkan. Namun, pada Jumat malam, kondisi cuaca relatif sudah bagus karena abu Gunung Kelud memang berhenti. Meski demikian, masalahnya bukan itu saja. Karena persiapan lain, seperti jadwal transportasi dari PSM Makassar, pihak BLI memutuskan untuk menunda pertandingan.

    Apalagi, Eduard melanjutkan, penundaan pertandingan tidak hanya dilakukan Persela-PSM Makassar. Ada juga tim lain yang bernasib sama. Seperti Arema-Barito yang dijadwalkan digelar Ahad, 16 Februari 2014, dan Persita melawan Persik yang digelar Senin, 17 Februari 2014.

    Penundaan pertandingan ini oleh pelatih Persela digunakan untuk menambah jadwal latihan. Paling tidak selama satu pekan ke depan para pemain yang tergabung di Laskar Joko Tingkir ini bisa punya waktu panjang untuk menghadapi Mitra Kukar yang bermain di kandang.

    SUJATMIKO |TRI YARI KURNIAWAN

    Berita Lain:
    Air Asia Mulai Operasi di Bandara Soekarno Hatta
    Atasi Abu Kelud, PT KAI Pantau Kondisi Rel
    1.300 Orang Bersihkan Abu Kelud di Bandara Yogya
    Lonjakan Penumpang Kereta, Polisi Yogya Siaga  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.