Liverpool Berambisi Mendepak City

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Liverpool Luis Suarez, ditajuhkan oleh pemain Swansea Jose Canas pada pertandingan Liga Iggris di Anfield, Liverpool (23/2). REUTERS/Darren Staples

    Penyerang Liverpool Luis Suarez, ditajuhkan oleh pemain Swansea Jose Canas pada pertandingan Liga Iggris di Anfield, Liverpool (23/2). REUTERS/Darren Staples

    TEMPO.CO, Southampton - Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers, mengucap janji jelang lawatan Liverpool ke Stadion Saint Mary, markas Southampton, dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu, 1Maret 2014.

    "Kami tidak akan main bertahan. Jika kami melakukannya, maka kami tidak bisa menekan hingga daerah pertahanan mereka," kata Rodgers, seperti dilansir Sky Sports.

    Rodgers tidak peduli jika gaya bermain agresif tersebut bakal membuat Southampton mampu menembus lini pertahanan tim asuhannya dengan mudah, seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya. 

    Pekan lalu, lemahnya lini pertahanan Liverpool memang kembali terbukti. Mereka hanya menang tipis 4-3 atas Swansea City di Stadion Anfield. Hasil itu membuat penjaga gawang Simon Mignolet kembali gagal mencatatkan clean-sheet alias bersih dari kebobolan lawan dalam suatu pertandingan. 

    Perihal ini, Liverpool memang terhitung buruk. Sejak September, hanya empat pertandingan Mignolet tidak sampai memungut bola dari gawangnya. 

    Beberapa pengamat sepak bola Inggris telah mengkritik lemahnya lini pertahanan Liverpool dan menyarankan Rodgers menambal kelemahan tersebut jika tidak ingin peluang juara, atau setidaknya target meraih tiket ke Liga Champion Eropa musim depan, melayang.

    Namun, sejauh ini Rodgers masih anteng menanggapi kritikan tersebut. Ia pun enggan menyalahkan lini belakang atas tingginya angka kebobolan The Reds (julukan Liverpool). Hingga pekan ke-27, Liverpool telah kebobolan 35 gol dan menjadi tim dengan rekor kebobolan terburuk di antara tujuh tim teratas Liga Primer saat ini (baca: http://www.tempo.co/read/news/2014/02/28/233558286/Wenger-Liga-Inggris-Masih-Terbaik-di-Dunia)

    "Justru, apa yang kami raih sekarang adalah buah kerja keras semua pihak. Kami mampu mencetak banyak gol, juga karena peran lini belakang. Kami bekerja sebagai tim," katanya.

    "Makanya kami bisa mencetak 70 gol sejauh ini dan menjadi tim yang paling agresif di Liga Inggris."

    Koleksi 70 gol itu memang membuat Liverpool sementara tercatat sebagai tim paling "garang" di Liga Primer Inggris. Catatan gol The Reds, julukan Liverpool, bahkan jauh di atas pemuncak klasemen Chelsea yang hanya mencetak 49 gol. Catatan Luis Suarez Cs hanya bisa disaingi tim peringkat ketiga, Manchester City, dengan mencetak 69 gol.

    "Kami memang kerap kebobolan beberapa gol yang tidak seharusnya terjadi. Tapi dalam level kompetisi seperti di Inggris, yang utama adalah memenangkan pertandingan. Kami telah menunjukkan dalam empat atau enam pertandingan terakhir. Jadi saya sangat tertantang dan tidak sabar menyambut pertandingan nanti," kata Rodgers lagi.

    Rodgers memang terlihat sudah sangat yakin dengan timnya. Soalnya, andai memenangkan laga atas tuan rumah Southampton nanti, maka Liverpool bakal menggeser Manchester City ke peringkat ketiga.

    The Citizen, julukan City, memang tidak menjalani pertandingan Liga Primer pekan ini karena harus menjalani laga final Piala Liga Inggris melawan Sunderland, Ahad mendatang.

    Penyerang andalan Liverpool, Luis Suarez, pun sudah percaya diri timnya bakal menyalip City pada Sabtu nanti dan mengukuhkan posisi di zona Liga Champion.

    "Saya punya mimpi yang besar terkait itu. Rekan-rekan di tim sering kali berkata kepada saya bahwa memainkan laga Liga Champion di Anfield adalah pengalaman yang tidak akan terlupakan, sesuatu yang unik. Saya akan mewujudkannya," kata Suarez. BBC | SKY SPORTS | ARIE FIRDAUS

    Berita Terpopuler:
    Jelang Laga Timnas U-19, Banyuwangi Poles Stadion
    Montella: Juventus Pilihan Lawan Terakhir
    Wenger: Ozil Butuh Waktu Adaptasi  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.