Liga Inggris Tak Akan Rindukan Luis Suarez

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Media mengejar Luis Suarez saat tiba di Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) di Lausanne, Swiss, 8 Agustus 2014. REUTERS/Denis Balibouse

    Media mengejar Luis Suarez saat tiba di Pengadilan Arbitrasi Olahraga (CAS) di Lausanne, Swiss, 8 Agustus 2014. REUTERS/Denis Balibouse

    TEMPO.CO, London - Luis Suarez sudah resmi bergabung dengan tim Spanyol, Barcelona, untuk kompetisi musim depan. Kepindahan itu, di satu sisi, bakal mengurangi gengsi dan keseruan Liga Primer Inggris. Pasalnya, Suarez adalah pencetak gol terbanyak di kompetisi Liga Inggris musim lalu.

    Penyerang 27 tahun ini mengoleksi 31 gol dari total 101 gol yang dihasilkan Liverpool musim lalu. Namun CEO Liga Primer Richard Scudamore punya pendapat berbeda. Menurut dia, Liga Inggris tak akan pernah merindukan pria Uruguay tersebut.

    "Kalau kalian bertanya, apakah kami akan merindukan Suarez?, saya menjawab tidak!" kata Scudamore, Kamis, 14 Agustus 2014.

    "Kami tak akan merindukan orang yang menghadirkan kekhawatiran di setiap pekan kompetisi. Membuat kami berpikir apa yang akan terjadi selanjutnya atau berita buruk apa lagi yang yang ditulis."

    Selama berkarier di kompetisi Negeri Ratu Elizabeth, Suarez kerap kali terjebak masalah. Ia pernah disanksi akibat dinilai bertindak rasis kepada bek kiri Manchester United, Patrice Evra. Selain itu, ia juga pernah menggigit pemain belakang Chelsea, Branislav Ivanovic. Tragisnya, Suarez justru seperti tak pernah kapok.

    Bahkan, di penghujung kariernya di Liga Inggris, Suarez menjadi sorotan penggemar sepak bola dunia. Ia menggigit pundak pemain belakang tim nasional Italia, Giorgio Chiellini, dalam pertandingan Piala Dunia lalu. Badan Sepak Bola Dunia alias FIFA kemudian menjatuhkan saksi larangan aktif di sepak bola selama empat bulan kepada Suarez.

    Namun sanksi itu ternyata tak menyurutkan minat Barcelona. Azulgrana--julukan Barcelona--tetap memboyongnya dengan harga 75 juta pound sterling, nominal yang membuat Suarez kini tercatat sebagai pesepak bola termahal ketiga sejagat.

    "Akan ada saatnya Anda memang tak harus mempertahankan orang yang tak layak dipertahankan," ujar Scudamore.

    DAILYSTAR | ARIE FIRDAUS

    Baca juga:
    Faktor Umur Jadi Sebab Kekalahan Timnas U-19 
    Timnas U-19 Kalah Lagi, Ketua BTN: Mengkhawatirkan 
    Kenapa Robin van Persie Tolak Pakai Nomor 9?
    Januzaj Warisi Nomor 11 Giggs di MU
    Liverpool dan Sevilla Sepakati Kontrak Moreno


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.