Rusia Tunggak Gaji Fabio Capello  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi elatih Rusia Fabio Capello saat pertandingan penyisihan Grup H Piala Dunia melawan Aljazair di Brasil, 26 Juni 2014. REUTERS/Damir Sagolj

    Ekspresi elatih Rusia Fabio Capello saat pertandingan penyisihan Grup H Piala Dunia melawan Aljazair di Brasil, 26 Juni 2014. REUTERS/Damir Sagolj

    TEMPO.CO, Moskow - Pelatih tim nasional Rusia, Fabio Capello, ternyata belum mendapatkan gaji sejak hajatan Piala Dunia 2014. Tiga bulan gajinya belum dibayarkan.

    "Capello dan beberapa stafnya belum mendapatkan gaji," tulis Daily Mail, mengutip ucapan Menteri Olahraga Rusia Vitaly Mutko pada akhir Agustus lalu. (Baca: Belajar dari Inggris, Rusia Pangkas Pemain)

    Capello, dalam jumpa pers sebelum pertandingan melawan Liechtenstein dalam laga kualifikasi Piala Eropa 2016 malam nanti, tak membantah kabar ini.

    "Saya tidak memikirkan kontrak saya ataupun uang. Sebab, semua perhatian saya tercurah ke lapangan, ke pertandingan melawan Liechtenstein," kata Capello, Senin, 8 September 2014.

    Penunggakan gaji ini cukup mengejutkan karena Rusia mendapatkan US$ 8 juta atas partisipasi mereka di Piala Dunia 2014 kemarin. Namun, Capello tak ingin memperpanjang persoalan ini. (Baca: Wright Sebut Capello Perkeruh Isu Rasisme)

    Yang pasti, Capello harus meraih kemenangan melawan Liechtenstein untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap dirinya. Sebab, ia banyak mendapat kritik setelah Rusia tersingkir di babak grup Piala Dunia 2014.

    DAILY MAIL | DWI AGUSTIAR

    Baca juga:

    Di Maria: Real Madrid Recoki Timnas Argentina
    Mundur dari Timnas, Franck Ribery Terancam Dihukum
    Tumbang Menjelang Kualifikasi Piala Eropa 2016
    Mundur dari Timnas, Franck Ribery Terancam Dihukum


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.