Hadapi Manchester City, Juventus Galau

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester City, Sergio Aguero berselebrasi usai mencetak gol pembuka timnya dalam pertandingan Liga Primer Inggris melawan Chelsea di stadion Etihad, Manchester, 16 Agustus 2015.   City menang dengan skor 3-0. Alex Livesey/Getty Images

    Pemain Manchester City, Sergio Aguero berselebrasi usai mencetak gol pembuka timnya dalam pertandingan Liga Primer Inggris melawan Chelsea di stadion Etihad, Manchester, 16 Agustus 2015. City menang dengan skor 3-0. Alex Livesey/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - CEO Juventus Giuseppe Marotta benar-benar geram melihat performa timnya yang sangat buruk musim ini. Bayangkan saja, Juventus baru mengoleksi satu poin dari tiga laga pertama mereka Liga Seri A. "Saya tidak menyangka kami akan mendapatkan begitu banyak kesulitan di musim baru ini," kata Beppe, begitu Marotta biasa disapa, kepada Football Italia, kemarin.

    Juventus menelan kekalahan dalam dua laga Seri A pertama mereka. Klub berjuluk Bianconeri ini ditekuk Udinese 0-1 pada laga kick-off 23 Agustus lalu. Sepekan kemudian, mereka dibungkam AS Roma 1-2. Pada Ahad malam, tim yang dilatih Massimiliano Allegrini ini ditahan imbang 1-1 oleh Chievo Verona. Catatan buruk ini membuat mereka terlempar ke peringkat 16 klasemen Seri A.

    Ini jelas bukan hasil yang diinginan Beppe. Sebab Juventus adalah juara Seri A musim lalu. Mereka juga finalis Liga Champions. Sangat sulit membayangkan tim dengan prestasi begitu hebat itu kini tertatih-tatih di Seri A. "Saya sarankan Allegri untuk segera melupakan prestasi musim lalu. Karena Liga Champions sudah menanti. Saya tidak ingin mendengar ada alasan apa pun," kata Beppe.

    Juventus memang akan memulai laga pertama mereka di Grup D Liga Champions dengan melawan Manchester City di Etihad Stadium, Rabu dinihari. Ini akan menjadi laga yang berat buat mereka.

    Sebab performa Manchester City saat ini sedang bagus. Klub berjuluk The Citizens ini, misalnya, memenangi lima laga Liga Premier pertama mereka musim ini. Mereka mengemas sebelas gol dan tak sekalipun kebobolan!

    Catatan ini membuat Manchester City menguasai puncak klasemen Liga Premier. Kepercayaan diri dan mental para pemain mereka sedang berada di puncak. Namun saat ini tiga pemain depan mereka, yakni David Silva, Raheem Sterling, dan Sergio Aguero, sedang cedera. Silva mengalami cedera lutut saat membela timnas Spanyol, pertengahan pekan lalu.

    Ia absen saat Manchester City menekuk Crystal Palace 0-1 pada akhir pekan lalu. Sementara Raheem Sterling mengalami cedera hamstring. Ia juga absen melawan Crystal Palace. Adapun Sergio Aguero mengalami cedera lutut saat menghadapi Crystal Palace.

    Belum ada kepastian apakah pemain asal Argentina ini sudah akan pulih pada Rabu besok.
    "Saya masih menunggu perkembangannya," kata Pelatih Manchester City Manuel Pellegrini, seperti dikutip dari The Guardian. "Namun saya berharap Silva dan Sterling bisa tampil."

    Pellegrini kemungkinan memang sengaja tidak memainkan David Silva dan Raheem Stering dalam laga kontra Crystal Palace agar kedua pemain tersebut siap melawan Juventus. Sebab, catatan laga kandang mereka di Liga Champions tak begitu bagus. Dalam empat penampilan kandang mereka musim lalu, Manchester City hanya menang sekali.

    Pellegrini pun meminta timnya tampil lebih solid karena level Liga Champions berada di atas Liga Premier. "Lupakan semua kemenangan karena kini saatnya memfokuskan perhatian pada Juventus," kata Pellegrini.

    Juventus, meski performa mereka sedang babak belur, memang tak bisa diremehkan. Mereka adalah finalis Liga Champions musim lalu. Mental dan kepercayaan diri para pemain mereka mungkin lebih tinggi dari para pemain Manchester City. Ini setidaknya bisa dilihat dari rekor laga tandang mereka. Situs resmi UEFA mencatat Juventus belum terkalahkan dalam empat laga tandang mereka di Liga Champions.

    Hanya saja, Juventus belum pernah menang di Inggris dalam 18 tahun terakhir. Mereka terakhir kali menang di Inggris saat menekuk Manchester United dengan skor 1-0 pada musim 1996-1997. Namun, seperti pesan Beppe, ini bukan alasan bagi Allegri untuk tidak membawa tiga poin dari Etihad Stadium. "Budaya kami tidak mengenal alibi. Kami hanya mengenal kemenangan," kata Beppe.

    UEFA | THE GUARDIAN | FOOTBALL ITALIA | DWI AGUSTIAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.