Manchester City Menang Telak atas Crystal Palace

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain City, Kelechi Iheancho, berselebrasi usai mencetak gol ketiga timnya, dalam pertandingan Piala Liga Inggris di stadion Etihad, Manchester, 29 Oktober 2015. Michael Steele/Getty Images

    Pemain City, Kelechi Iheancho, berselebrasi usai mencetak gol ketiga timnya, dalam pertandingan Piala Liga Inggris di stadion Etihad, Manchester, 29 Oktober 2015. Michael Steele/Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Manchester City menang telak melawan Crystal Palace dalam laga penyisihan Piala Liga Inggris pada Kamis, 29 Oktober 2015. Dalam laga di Stadion Etihad itu, City berhasil menghujani Crystal Palace dengan lima gol dan hanya kebobolan satu gol.

    Gol pertama bagi City tercipta pada menit ke-22. Pemain Manchester City, Wilfried Bony, berhasil mengolah tendangan pojok menjadi gol. Koralov melakukan tendangan lambung yang melengkung ke arah kanan. Bony kemudian langsung menyambar umpan itu dan mengarahkan bola ke pojok kanan bawah lapangan.

    Pemain termahal City, Kevin De Bruyne, berhasil memperlebar keunggulan City pada menit ke-44. Kelechi Iheanacho dan Toure terus menambah keunggulan City. Mereka mencetak gol pada menit ke-59 dan ke-76. Ini membuat City unggul telak atas Crystal dengan skor 4-0.

    Crystal Palace enggan mengakhiri pertandingan tanpa mencetak satu pun gol. Pada menit ke-90, sundulan kepala Damien Delaney berhasil mengubah umpan Yannick Bolaise menjadi gol.

    City kembali mencetak gol ke gawang Crystal Palace pada perpanjangan waktu. Manu Garcia berhasil melesatkan tendangan ke sisi kanan gawang untuk menghasilkan gol.

    Pertandingan berakhir dengan skor 5-1 untuk kemenangan Manchester City. Dengan hasil ini, Crystal Palace mesti rela tersingkir dari Piala Liga Inggris.

    BBC | GURUH RIYANTO



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 17 Hari dalam Daftar Libur Nasional dan Sisa Cuti Bersama 2021

    SKB Tiga Menteri memangkas 7 hari cuti bersama 2021 menjadi 2 hari saja. Pemotongan itu dilakukan demi menahan lonjakan kasus Covid-19.