Tanding Tandang, City Waspadai Balas Dendam Leicester  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Manuel Pellegrini. AP/Antonio Calanni

    Manuel Pellegrini. AP/Antonio Calanni

    TEMPO.CO, Jakarta - Manchester City tetap waspada untuk menghadapi pemimpin klasemen sementara Liga Primer Inggris, Leicester City, yang menderita kekalahan kedua musim ini dari Liverpool, pada Sabtu, pekan lalu.

    Manchester City yang berada di peringkat ketiga akan berkunjung ke markas Leicester setelah mengalahkan Sunderland 4-1, Sabtu, di mana Leicester tercatat kalah dalam tiga laga terakhir di semua kompetisi melawan Manchester City.

    "Leicester berada di puncak klasemen karena mereka layak untuk itu. Mereka memiliki pemain yang sangat penting, momen yang sangat baik dengan kinerja yang tinggi," kata Manajer City Manuel Pellegrini dilansir dari Reuters, Senin.

    "Mereka mengalahkan Chelsea dan imbang melawan (Manchester) United, Kami harus mempertimbangkan mereka tidak akan melemah karena mereka kalah (melawan Liverpool)," tegasnya.

    "Kami tahu tidak mudah bagi mereka untuk mengalahkan Liverpool jadi kami yakin bisa mengurangi jarak dengan tim di atas kami, jika mengalahkan Sunderland (pada pekan lalu)," tandasnya.

    "Leicester tidak menang dan sekarang kami memiliki pertandingan penting untuk menyelesaikan liga di putaran pertama," kata Pellegrini.

    Pellegrini juga mengomentari Jamie Vardy dan Riyad Mahrez yang menjadi pemain penting The Foxes karena telah mencetak 28 dari total 37 gol yang dibukukan tim.

    "Keduanya melakukan dengan sangat baik tapi saya tidak berpikir mereka dapat melakukannya jika seluruh tim tidak memiliki kinerja yang baik," kata mantan manajer Real Madrid itu.

    "Mereka adalah pemain penting tapi kami harus berpikir tentang banyak hal yang berbeda. Tidak hanya dua pemain," kata Pellegrini.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.