Gerrard Ungkapkan Kerinduannya Kembali Bergabung dengan Liverpool

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Steven Gerrard latihan dengan memakai kostum tim Liverpool dan berbincang dengan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. dailymail.co.uk

    Steven Gerrard latihan dengan memakai kostum tim Liverpool dan berbincang dengan pelatih Liverpool, Jurgen Klopp. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Steven Gerrard berada di persimpangan jalan, antara terus berada dan bermukim di California membela La Galaxy atau mendengarkan rasa kangennya terhadap klub yang pernah ia cintai sepenuh hati, Liverpool.

    Ya, Gerrard kangen kembali membela The Reds. Dengan lugas, ia mengutarakan untuk kembali ke Liverpool "cepat atau lambat", sebagaimana dikutip dari laman Daily Star.

    Mantan kapten timnas Inggris itu bergabung dengan La Galaxy tahun lalu setelah 17 tahun bersama dan berlaga dengan Liverpool. Ia membawa The Reds merebut gelar Liga Champions pada 2005.

    Pemain yang kini berusia 35 tahun itu mengatakan keluarganya hidup bahagia di California. Hanya, ia merasa kehilangan teman dan sahabat-sahabatnya serta keluarganya di Inggris.

    Hati Gerrard benar-benar terpaut bersama skuad Anfield. Ia mengatakan, "Saya akan kembali ke rumah suatu ketika nanti."

    "Saya tidak ingin meniup rumor yang tidak penting. Saya benar-benar bahagia di sini, hanya saja itu seketika saja. Pada saat bersamaan, saya ingin kembali ke Liverpool."

    "Saya kehilangan teman-teman dan keluarga. Saya rindu cuaca dingin di sana."

    "Saya kehilangan ritme laga. Saya selama 35 tahun berada di Liverpool. Rumah saya di Liverpool. Hal ini senantiasa terus menghantui saya. Ini rumah kedua perjalanan hidup saya yang singkat ini."

    "Cepat atau lambat saya akan kembali ke sana. Saya merasa nyaman dengan masyarakat di sana. Itulah Liverpool," kata Gerrard.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.