Riyad Mahrez Cetak Gol Indah, yang Terakhir buat Leicester?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Riyad Mahrez. Getty Images

    Riyad Mahrez. Getty Images

    TEMPO.COJakarta - Gelandang Leicester City Riyad Mahrez tampil memukau saat menghadapi Celtic dalam turnamen pramusim International Champions Cup di Celtic Park, Glasgow, Ahad malam, 24 Juli 2016.

    Dalam laga tersebut, Mahrez menunjukkan kelasnya. Ia mencetak gol fantastis pada menit ke-46. Pemain asal Aljazair ini meliuk-liuk melewati dua pemain sebelum melepaskan tendangan melengkung ke gawang Celtic. Pertandingan berakhir dengan skor 1-1 dan akhirnya dimenangkan Leicester lewat adu penalti yang berakhir 6-5.

    Lihat Videonya:

    Gol yang sangat indah. Sayangnya, ini sangat mungkin menjadi gol terakhirnya untuk Leicester. Sebab, pemain berdarah Aljazair itu disebut-sebut akan pindah ke Arsenal. Saat ini proses negosiasi sedang berlangsung.

    Arsenal, menurut harian Independent, telah melayangkan tawaran sebesar 41 juta pound sterling atau sekitar Rp 704 miliar kepada Mahrez. Tawaran menggiurkan ini, tentu saja, sulit ditolak.

    Sejumlah media di Inggris bahkan memastikan Mahrez akan segera berganti kostum. Salah satu indikasinya adalah munculnya Kamel Bengougam di Stade Delelis, Lens, Prancis pada Jumat malam pekan lalu. Bengougam adalah agen Mahrez.

    Spekulasi pun berkembang. Kemunculan Bengougam di Lens tak lain untuk melakukan negosiasi dengan Arsenal. "Ia (Bengougam) telah bertemu dengan Arsene Wenger," demikian tulis Euro Sports, kemarin.

    Meski demikian, sampai Ahad sore belum ada konfirmasi apa pun dari Wenger tentang pertemuannya dengan Bengougam.

    Euro Sport menyebutkan, pengumuman resmi baru akan dilakukan Arsenal dan Leicester City dalam beberapa hari ke depan. Sebab, saat ini proses finalisasi kontrak masih berlangsung.

    Kabar ini menjadi pukulan telak buat pelatih Leicester City Claudio Ranieri. Sebab, ia baru saja ditinggalkan oleh N'Golo Kante yang pindah ke Chelsea pada dua pekan lalu.

    Pemain gelandang berusia 25 tahun ini dibeli Chelsea dengan banderol 30 juta pound sterling atau sekitar Rp 519 miliar. Kepergiannya, tentu saja, meninggalkan luka mendalam di hati Ranieri.

    Sebab, bersama Jamie Vardy dan Riyad Mahrez, N'Golo Kante menjadi pemain yang berjasa mengantar Leicester City meraih gelar juara Liga Primer Inggris untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka pada musim lalu.

    "Mahrez pasti ingin tetap berada di sini," kata Ranieri seperti dikutip dari Sky Sports, beberapa hari lalu. Namun, di bursa transfer pemain, situasi berubah dengan sangat cepat.

    Tawaran sebesar 41 juta pound sterling dari Arsenal untuk Mahrez terlalu menggiurkan untuk dilewatkan. Sebab, harga pasaran Mahrez saat ini, menurut situs transfermarkt, tak lebih dari 17 juta pound sterling atau Rp 292 miliar.

    Sehingga, jika Leicester melepas Mahrez ke Arsenal, mereka akan mendapatkan keuntungan hingga 24 juta pound sterling atau setara dengan Rp 412 miliar. Klub mana yang tidak akan tergiur?

    "Jika ada tawaran dari klub besar Eropa, sangat mungkin Mahrez akan mempertimbangkan kembali statusnya sebagai pemain Leicester," kata Kamel Bengougam.

    Dengan demikian, Claudio Ranieri sepertinya harus bersiap mencari pengganti Mahrez. Dengan uang sebesar 41 juta pound sterling yang didapat dari penjualan Marhrez, tak akan susah baginya untuk mencari pengganti Mahrez.

    Namun sampai saat ini belum ada nama yang disebut-sebut bakal mengisi tempat Mahrez. Sebelumnya, Leicester sempat dikabarkan memburu Hatem Ben Arfa dan Mohamed Elyounoussi.

    Namun mereka kalah cepat. Kedua pemain tersebut kini sudah bergabung dengan tim lain. Ben Arfa dibeli Paris Saint-Germain, sedangkan Elyounoussi baru saja bergabung dengan FC Basel.

    EURO SPORT | SKY SPORTS | EXPRESS | DWI AGUSTIAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.