Sambangi Perseru, Persib Masih Meraba-raba Kekuatan Lawan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain  Persib Bandung mengikuti latihan ketika uji coba lapangan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, 14 November 2015. Persib Bandung menggelar program latihan sebagai persiapan berlaga dalam penyisihan grup C kompetisi Piala Jenderal Sudirman. ANTARA/Umarul Faruq

    Pemain Persib Bandung mengikuti latihan ketika uji coba lapangan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, 14 November 2015. Persib Bandung menggelar program latihan sebagai persiapan berlaga dalam penyisihan grup C kompetisi Piala Jenderal Sudirman. ANTARA/Umarul Faruq

    TEMPO.COJakarta - Pelatih Kepala Persib Bandung Djadjang Nurdjaman mengatakan menargetkan tiga poin penuh dalam lawatan Persib menuju Perseru Serui. Laga lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) antara Perseru kontra Persib itu bakal diselenggarakan di Stadion Marora, Kepulauan Yapen, Papua pada Sabtu, 6 Agustus 2016.

    Skuad Maung Bandung bakal memberangkatkan 17 pemain guna melakoni laga itu. Menurut Djadjang, target utama anak asuhnya tetap bisa mendulang tiga poin. Namun dia pun mengaku tidak terlalu muluk-muluk dalam menargetkan pertandingan laga tandang Persib kali ini.

    "Dalam pertandingan away, tidak ada satu pun tim yang bisa dianggap enteng. Walaupun di posisi 12, selama main di rumahnya, Perseru enggak pernah kalah. Bukan pekerjaan gampang untuk meraih kemenangan. Kita upayakan 3 poin, kalau enggak pun satu poin, tapi kita kejar 3 poin dulu," ujar Djanur—panggilan akrab Djadjang—di Wisma Persib, Rabu, 3 Agustus 2016.

    Perseru selalu tampil cemerlang saat berlaga di depan suporternya. Dari enam kali laga kandang yang telah dilewati, skuad berjulukan Cenderawasih Jingga tidak sekalipun mengalami kekalahan. Perseru mengantongi empat kali kemenangan dan sisanya berujung seri.

    "Situasi ini sebenarnya enggak akan aman karena persaingan lagi seru gini. Enggak main-main kalau nunggu situasi aman seperti lawan Lamongan kemarin, tapi saya berani saja untuk keluar menyerang," kata Djanur.

    Djanur mengatakan tidak terlalu mengetahui seluk-beluk skuad Cenderawasih Jingga. Sebab, kata dia, bentrok dengan Perseru baru kali ini dilakoni Persib. Saat ini Perseru ditukangi oleh Hanafi. Disinggung ihwal sosok Hanafi, dia mengaku tidak terlalu mengenal gaya kepelatihannya.

    "Saya kurang tahu. Bukan buta, tapi memang belum pernah ketemu. Track record pelatih juga saya enggak tahu. Kalau pelatih lokal yang lain saya tahu, tapi untuk yang ini saya enggak tahu, enggak ada kabar juga dari kolega. Tapi kita lihat secara tim saja," katanya.

    Kemungkinan, Djanur bakal kembali melakukan rotasi pemain dalam laga itu. Menurut dia, rotasi pemain memang perlu dilakukan oleh skuad Persib. Selain bisa meminimalisasi kelelahan stamina pemain, rotasi dimaksudkan untuk mengetahui peningkatan performa pemainnya.

    "Rotasi pemain tidak asal-asalan saya lakukan, tapi sekali lagi saya orang baru di Persib sekarang. Makanya perlu saya pelajari lagi, melihat kemampuan terkini pemain Persib," ujar Djanur.

    AMINUDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.