Unik, Penggemar Garis Keras Klub Bulgaria 'Pecat' Pelatih  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nikolay Mitov (kiri). nieuwsblad.be

    Nikolay Mitov (kiri). nieuwsblad.be

    TEMPO.CO, Jakarta - Peristiwa unik dalam dunia sepak bola terjadi di Bulgaria Selasa, 30 Agustus 2016. Nikolay Mitov, pelatih klub sepak bola Botev Plovdiv, menyatakan mengundurkan diri dari tim setelah diusir oleh penggemar garis keras klub tersebut. Padahal saat itu Mitov baru dua jam ditunjuk sebagai pelatih, menggantikan Nikolay Kostov yang dipecat pekan lalu.

    Mitov adalah mantan pelatih klub Levski Sofia. Penggemar Botev selama ini menganggap Levski sebagai musuh bebuyutan mereka. Karena itu, mereka curiga Mitov justru akan menghancurkan Botev. Apalagi, ketika masih bermain untuk Levski, Mitov pernah memenangi gelar liga.

    Saat pemilik klub menunjuk Mitov sebagai pelatih Botev, penggemar langsung bereaksi. Mereka menerobos masuk ke tempat latihan tim di Komatevo. Tanpa ragu-ragu, mereka menginterupsi latihan dan meminta Mitov meninggalkan lapangan sambil berteriak, "Anda tidak diterima di sini. Anda semestinya hengkang secepatnya," kata seorang penggemar. Bahkan mereka mengancam akan menyerang Mitov secara fisik jika pria 44 tahun itu menolak.

    Mitov dan asistennya, mantan pemain internasional Bulgaria, Marian Hristov, tidak berkutik menghadapi penggemar garis keras Botev itu. Dia menghentikan latihan dan saat itu juga menyatakan mundur dari klub tertua di Bulgaria itu.

    Kesal dengan ulah para penggemar, pemilik Botev, Rumen Chandurov, juga memutuskan untuk mengundurkan diri. "Saya tidak tahu apa yang harus dikatakan, tidak hormat, tidak hormat, tidak hormat," ucapnya kepada media lokal. "Mereka memaksa saya untuk berhenti."

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban dan Pelaku Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

    Kepolisian menyebut enam orang menjadi korban ledakan bom bunuh diri di Polrestabes Medan. Pelaku pengeboman mengenakan atribut Gojek.