Natsir Moncer, Made Wirawan Bisa Jadi Kiper Cadangan Persib  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiper Persib Bandung, I Made Wirawan gagal menghadang tenadangan pemain Arema Cronus Rafhael Maitimo pada Final Piala Torabika Bhayangkara Cup 2016 di Stadion utama GBK, Jakarta, 03 April 2016. Arema Cronus menang 2-0 atas Persib Bandung. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Kiper Persib Bandung, I Made Wirawan gagal menghadang tenadangan pemain Arema Cronus Rafhael Maitimo pada Final Piala Torabika Bhayangkara Cup 2016 di Stadion utama GBK, Jakarta, 03 April 2016. Arema Cronus menang 2-0 atas Persib Bandung. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.COJakarta - Penampilan Muhammad Natsir dalam mengawal gawang Persib semakin mengalami peningkatan. Berhasil tidak kebobolan alias clean-sheet dalam pertandingan terakhir kontra Persipura di Stadion Si Jalak Harupat pada Sabtu lalu, menunjukkan penampilan Natsir kian baik.

    Hal itu membuat bingung pelatih kiper Persib, Anwar Sanusi. Dia cukup sulit menentukan siapa yang akan diturunkan menjadi kiper utama Persib ketika melakoni laga. Awalnya, Natsir merupakan kiper kedua Persib. Namun, ketika I Made Wirawan mengalami cedera, Natsir dipilih menjadi kiper reguler Persib dan selalu diturunkan dalam beberapa laga terakhir.

    Namun, ketika Made sembuh dari cedera, Anwar bingung lantaran kini, baik I Made maupun Natsir, sama-sama mampu menempati posisi penjaga gawang Persib. Keduanya memiliki kualitas yang cemerlang dalam mengawal pintu terakhir pertahanan Maung Bandung.

    Baca: 
    Gaji Pemain Liga Inggris Tertinggi, Lihat Daftarnya 
    MU Juara dalam Menggaji Pemain, Masih Kalah dari Klub Basket
    5 Taktik yang Sedang Ngetren di Liga Inggris

    "Tentu akan menjadi suatu pilihan yang cukup sulit bagi saya ataupun Pak Djadjang, karena di satu sisi kami juga tidak bisa mengubah the winning team. Tapi di sisi lain kami juga punya kiper yang selama ini jadi inti," kata Anwar saat ditemui wartawan di wisma Persib, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Senin, 14 November 2016.

    Menurut Anwar, keputusan untuk mencadangkan Natsir tidak akan semudah membalikkan telapak tangan. Pertimbangan utama yang kini condong menjadikan Natsir sebagai penjaga gawang utama Maung Bandung lantaran kontribusi Natsir yang cukup bagus bagi tim.

    "Dari awal kita sudah mempersiapkan sedemikian rupa, kalau ada hal yang tidak diinginkan, kita siapkan kiper lainnya. Jadi, saat Made cedera, yang di bawahnya harus siap baik secara teknik maupun fisik. Tapi karena yang di bawahnya tampil baik, jadi tidak memungkinkan untuk kembali merotasi," katanya.

    Sementara itu, Natsir mengatakan akan menampilkan permainan terbaik dalam setiap laga yang dilakoni Persib. Jika pelatih mempercayakan urusan penjaga gawang kepada dia, tentu kesempatan itu tidak akan dia sia-siakan.

    "Yang penting apa yang disuruh pelatih, saya jalankan. Kerja keras dalam latihan. Hasilnya mau main atau tidak, enggak masalah buat saya, karena pelatih yang berhak menentukan siapa yang main," ujar Natsir.

    Adapun Made mengaku tidak terlalu gusar kalau posisi dia sebagai kiper utama tergeser oleh Natsir. Berusaha menampilkan permainan terbaik merupakan kewajiban I Made, baik dalam latihan maupun ketika ditunjuk main oleh pelatih. Menurut dia, keputusan dimainkan atau tidak menjadi wewenang tim pelatih.

    "Siapa pun yang main tetap dukung untuk dapat meraih yang positif. Meski di sisi lain kita juga pengen main, yang penting tim, dan demi kemenangan tim dalam setiap pertandingan yang dihadapi," ucapnya.

    AMINUDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.