Perseteruan Kian Sengit, Mourinho Serang Wenger Lagi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Chelsea Jose Mourinho dan pelatih Arsenal Arsene Wenger terlibat adu mulut dalam pertandingan Liga Primer Inggris di Stamford Bridge, Ahad 5 Oktober 2014, di London, Inggris. David Price/Arsenal FC via Getty Images

    Pelatih Chelsea Jose Mourinho dan pelatih Arsenal Arsene Wenger terlibat adu mulut dalam pertandingan Liga Primer Inggris di Stamford Bridge, Ahad 5 Oktober 2014, di London, Inggris. David Price/Arsenal FC via Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Jose Mourinho kembali melancarkan serangan terhadap rivalnya, Arsene Wenger. Kali ini kritiknya diungkapkan setelah timnya ditahan 1-1 di Stadion Old Trafford, Sabtu, 19 November 2016.
    Ia menilai harapan dan tuntutan atas dirinya dirasa lebih besar ketimbang atas pelatih Arsenal itu. ”Manajer Arsenal itu belum memenangi sebuah gelar dalam 14 tahun. Saya belum memenangi kejuaraan dalam 18 bulan,” kata Mourinho, sebagaimana dikutip Mirror. “Dia, dalam 14 tahun, gagal membangun tim untuk menjadi juara.”

    ”Saya ada di Manchester United baru empat bulan, dan yang dituntut cuma saya. Yang lain tidak,” Mourinho menambahkan.

    Manajer MU itu tampaknya salah data. Wenger terakhir kali memenangi Liga Primer pada 2004—12 tahun lalu. Setelah itu, pelatih asal Prancis ini memenangi tiga Piala FA. Bagaimanapun, Mourinho memang punya pencapaian lebih besar—sejak 2004 dia memenangi 3 gelar di Chelsea, 2 di Inter Milan, dengan gelar Liga Champions, serta gelar Liga Spanyol dengan Real Madrid.

    Prestasi itulah yang, menurut Mourinho, membuatnya dituntut lebih. “Karena begitu masuk klub, saya langsung membawa tim itu menjadi juara,” kata dia.

    Selanjutnya: Mou dan Wenger adu fisik


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Daftar Lengkap Harga Mobil Toyota Tanpa PPnBM, dari Avanza hingga Vios

    Relaksasi Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) mobil berlaku pada 1 Maret 2021. Terdapat sejumlah model mobil Toyoto yang mendapat diskon pajak.