Liverpool Vs Leeds di Piala Liga, Origi Siap Unjuk Gigi

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ekspresi pemain Liverpool, Divock Origi, saat gagal mencetak gol. REUTERS/Phil Noble

    Ekspresi pemain Liverpool, Divock Origi, saat gagal mencetak gol. REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, Jakarta - Para pendukung Leeds United tentu senang atas kabar yang tersiar dari Anfield. Bahwasanya, dalam menghadapi laga melawan Leeds United, di babak perempat final Piala EFL atau Piala Liga, Liverpool banyak kehilangan pemain.

    Tidak hanya Philippe Coutinho—yang mengalami cedera saat bertanding melawan Sunderland. Tiga pemain lainnya pun, yakni Adam Lallana, Roberto Firmino, dan Daniel Sturridge, diragukan untuk diturunkan dalam pertandingan Rabu dinihari nanti di Stadion Anfield. Padahal, mereka adalah para pemain penting di Liverpool. Dari merekalah hadir 13 gol dan 14 assist sejauh ini di Liga Primer.

    Sejatinya ini menjadi keuntungan bagi Leeds United. Tapi yang jelas pasukan Putih-putih yang sempat berjaya di Liga Primer pada 2000-an itu tidak bisa serta-merta menggantungkan target bisa lolos ke babak empat besar alias semifinal pada isu badai cedera yang menimpa The Kop ini.

    Tottenham Hotspur sudah mengalaminya di babak sebelumnya. Kala itu, Spurs hanya bertarung dengan tim kedua asuhan Klopp. Namun, hasilnya, dua gol dari Sturridge membuat mereka unggul 2-1 dan melaju ke babak berikutnya.

    Sturridge yang menjadi pahlawan ketika menggusur Spurs boleh jadi tidak diturunkan. Namun Juergen Klopp masih punya stok banyak. Salah satunya adalah Divock Origi, 21 tahun, pemain asal Swedia.

    Origi pun sudah unjuk gigi. Dalam pertandingan melawan Sunderland, dia yang masuk menggantikan Phillipe Coutinho, menjadi pahlawan dengan mencetak gol pada menit ke-75. Sehabis dia, James Millner membuat gol dari titik penalti. Tiga angka ini membuat mereka bisa menempel ketat Chelsea yang pemuncak klasemen.

    Sejauh ini Origi memang masih sekadar pelapis pemain yang ada. Namun, penampilan di Anfield, Sabtu lalu, itu bisa menjadi pertanda dia naik kelas, untuk bisa dimainkan setidaknya ketika banyak pemain The Reds tergusur akibat cedera.

    Kesabaran Origi berbuah manis. Selama ini persaingan ketat membuatnya harus menanti kesempatan datang. “Tetap positif dan percaya pada diri sendiri. Siapa pun tidak pernah tahu kapan tim akan membutuhkan Anda,” dia menjelaskan tentang resep menjaga harapannya untuk tetap bisa masuk menerobos skuad utama. “Siapa pun harus tetap sabar.”

    Besar kemungkinan, bersama pemain muda lainnya, Klopp akan menjatuhkan pilihan pada Origi dalam laga melawan Leeds nanti. “Untuk membuktikan kehebatan Divock tidak perlu dengan banyaknya pemain saya cedera. Tapi memang waktunya sangat tepat. Dia telah siap untuk kembali tampil dan itu sangat bagus,” kata dia.

    ESPNFC|INDEPENDENT|MIRROR|IRFAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?