Barcelona Terancam Kehilangan Jordi Alba di El Clasico

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain unggulan Barcelona, Luis Alberto Suarez, Lionel Messi, dan Jordi Alba melakukan selebrasi usai Suarez berhasil merobek gawang Granada saat bertandang ke stadion Los Carmenes, Granada, Spanyol, 14 Mei 2016. Tiga gol kemenangan Barcelona tercipta berkat hat-trick dari striker unggulan Barca, Suarez. AP Photo/Daniel Tejedor

    Pemain unggulan Barcelona, Luis Alberto Suarez, Lionel Messi, dan Jordi Alba melakukan selebrasi usai Suarez berhasil merobek gawang Granada saat bertandang ke stadion Los Carmenes, Granada, Spanyol, 14 Mei 2016. Tiga gol kemenangan Barcelona tercipta berkat hat-trick dari striker unggulan Barca, Suarez. AP Photo/Daniel Tejedor

    TEMPO.CO, Jakarta – Jordi Alba diragukan bisa memperkuat Barcelona dalam pertandingan El Clasico melawan Real Madrid di Nou Camp pada Sabtu malam, 26 November 2016. Bek kiri itu mengalami masalah pada lutut dan pergelangan kakinya.

    Alba tampil sejak awal saat timnya bermain imbang 1-1 dalam pertandingan La Liga Spanyol di markas Real Sociedad pada Minggu, 27 November 2016, tapi ia absen dalam sesi latihan Senin. Sejumlah tes yang dilakukan mengungkapkan bahwa terdapat memar besar pada lutut kanannya dan pergelangan kaki kanan yang terkilir.

    ”Sejauh apa cederanya akan mempengaruhi kesediaannya untuk beberapa pertandingan mendatang,” demikian bunyi pernyataan Barca.

    Cedera otot paha belakang telah membatasi kiprah pemain internasional Spanyol ini, sehingga ia hanya mencatatkan enam kali bermain sebagai pemain inti di liga musim ini.

    Gelandang Turki, Arda Turan, absen dalam pertandingan Minggu karena flu, tapi ia telah pulih.

    Barca memulai upaya mereka mempertahankan Piala Raja pada Rabu dengan lawatan ke Alicante untuk berhadapan dengan klub divisi kedua Hercules dalam leg pertama putaran 32 besar mereka. Demikian dilaporkan Reuters.

    ANTARA



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.