Chapecoense Putuskan Mundur dari Final Sudamericana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemain Chapecoense yang tidak ikut dalam perjalanan ke Kolombia memberikan penghormatan pada rekannya yang tewas pada kecelakaan pesawat di stadion Arena Conda, Chapeco, Brasil, 30 November 2016.  REUTERS/Ricardo Moraes

    Para pemain Chapecoense yang tidak ikut dalam perjalanan ke Kolombia memberikan penghormatan pada rekannya yang tewas pada kecelakaan pesawat di stadion Arena Conda, Chapeco, Brasil, 30 November 2016. REUTERS/Ricardo Moraes

    TEMPO.CO, Jakarta - Klub sepak bola divisi utama Brasil, Chapecoense, memutuskan untuk tidak masuk lapangan guna menghadapi Atletico Mineiro pada babak terakhir Piala Brasil 11 Desember nanti. Putusan itu diambil menyusul tragedi pesawat jatuh di Kolombia yang menewaskan 71 orang, termasuk 19 pemain mereka.

    Salah satu pejabat Chapecoense, Vitor Hugo Nascimento, mengumumkan keputusan itu di Condá Arena After setelah bertemu dengan perwakilan Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF).

    Sebelumnya CBF menyatakan pertandingan jalan terus, kendati sepak bola Brasil tengah terpukul oleh Tragedi Chapecoense yang menewaskan 71 orang yang diangkut pesawat yang jatuh di Medellin, Kolombia, Senin tengah malam lalu waktu setempt.

    Keputusan Chapecoense itu seirama dengan pihak lawan ketika Presiden Atletico Mineiro Daniel Nepomuceno yang menyatakan tidak akan bertanding melawan klub yang kehilangan 19 anggota tim intinya akibat kecelakaan pesawat itu.

    "Tak ada pertandingan. Kami sudah menghubungi seluruh komisi, pemain, sudah bulat, kami tak akan bertanding," kata Vitor Hugo dalam laman media terkemuka Brasil, Globo.

    Jika pertandingan ini batal maka Atletico dianggap menang WO dengan skor 3-0 dan berhak atas poin penuh tiga.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.