Arsenal Tak Ingin Pilih-Pilih Lawan di Babak 16 Besar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Arsenal Lucas Perez, melakukan selebrasi bersama rekan setimnya ke gawang Basel pada pertandingan Grup A Liga Champions di St.Jakob-Park, Basel, Swiss, 7 Desember 2016. Action Images via Reuters / Andrew Couldridge

    Penyerang Arsenal Lucas Perez, melakukan selebrasi bersama rekan setimnya ke gawang Basel pada pertandingan Grup A Liga Champions di St.Jakob-Park, Basel, Swiss, 7 Desember 2016. Action Images via Reuters / Andrew Couldridge

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Arsenal, Arsene Wenger, menolak untuk menyebutkan siapa lawan yang ingin dihindarinya pada undian babak 16 besar Liga Champions. Menurut dia, Arsenal justru akan berada di posisi yang tak menguntungkan secara moral jika memilih untuk menghindari satu atau dua tim pada babak gugur itu.

    Berbicara pada konferensi pers Kamis, 8 Desember 2016, Wenger mengatakan bahwa semua tim pada babak 16 besar memiliki kesempatan yang sama untuk lolos. Karena itu, menurut dia, siapa pun lawan yang mereka dapatkan pada undian Jumat besok tak menjadi masalah.

    "Anda lihat tim-tim yang mungkin akan kami hadapi, sebagian memang lebih memiliki prestis, sebagian lebih sulit. Anda ingin saya mengatakan siapa yang ingin saya hadapi dan siapa yang tidak. Hal itu justru akan menempatkan kami pada posisi yang tak menguntungkan," ujarnya.

    Arsenal lolos ke babak 16 besar sebagai juara Grup A. Mereka meraih 4 kemenangan dan 2 hasil seri pada fase grup.

    Sebagai juara grup, Arsenal memiliki posisi lebih diuntungkan karena mereka kemungkinan hanya akan bertemu dengan tim di posisi kedua di grup lain. Namun musim ini sejumlah tim besar lolos ke babak 16 besar dengan berada di posisi kedua.

    Tiga tim besar yang lolos dengan jatah posisi kedua adalah juara bertahan Real Madrid, Bayern Munchen, serta Manchester City.

    DAILYMAIL | FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.