Arsenal Dikalahkan Watford, Wenger: Karena Masalah Mental

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Watford Younes Kaboul, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Arsenal pada pertandingan Liga Inggris di stadion Emirates, London, 1 Februari 2017. AP/Frank Augstein

    Pemain Watford Younes Kaboul, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Arsenal pada pertandingan Liga Inggris di stadion Emirates, London, 1 Februari 2017. AP/Frank Augstein

    TEMPO.CO, Jakarta - Manajer Arsenal, Arsene Wenger, menilai timnya tak memiliki mental yang cukup kuat saat ditekuk Watford 1-2 di kandang sendiri, Stadion Emirates, Rabu dini hari tadi. Menurut dia, Arsenal baru menunjukan mentalnya pada babak kedua.

    "Jelas sekali kami kalah dan kami tak cukup tajam. Sepertinya itu lebih karena faktor mental bahwa kami tak siap menghadapi tandangan ini," ujarnya.

    "Kami tak beruntung kemasukan gol pertama dari Watford melalui tendangan bebas pelan yang sempat membentur pemain belakang kami."

    "Butuh beberapa saat bagi kami untuk menunjukan permainan. Pada babak kedua kami bermain seperti biasanya dan kami tak beruntuk karena tak mendapatkan apa-apa dari laga itu," lanjutnya.

    Arsenal ditumbangkan Watford melalui 2 gol cepat pada awal babak pertama. Bek Watford, Younes Kaboul, mencetak gol pada menit ke-10 melalui tendangan bebas. Bola sepakan Kaboul sempat membentur kaki Aaron Ramsey sehingga mengecoh penjaga gawang Petr Cech.

    Tiga menit berselang, Watford menambah keunggulan melalui kaki Troy Deeney memanfaatkan bola setelah Petr Cech menggagalkan sepakan Etienne Capoue.

    Arsenal baru bisa memperkecil kedudukan 5 menit sebelum laga berakhir melalui Alex Iwobi. Penyerang muda Inggris itu menanduk umpan lambung yang dilepaskan Alexis Sanchez dari sisi kiri pertahanan Watford.

    BBC|FEBRIYAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.