Gagal Juara Liga 1, Bali United Ingin Buktikan Diri di Level Asia

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Bali United Fadil Sausu (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Sriwijaya FC Muhammad Nur Iskandar dalam Pertandingan Sepak Bola Liga 1 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 30 Oktober 2017. ANTARA

    Pesepak bola Bali United Fadil Sausu (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Sriwijaya FC Muhammad Nur Iskandar dalam Pertandingan Sepak Bola Liga 1 di Stadion I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, 30 Oktober 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Denpasar - Bali United, yang gagal meraih gelar Liga 1 musim ini, bertekad menebus kekecewaannya dengan tampil apik di Liga Champions Asia. Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, menyatakan Bali United akan membuktikan kualitas mereka. 

    "Piala Asia, kami buktikan di situ. Kami harus menatap ke sana, buktikan bahwa kami pantas untuk level Asia," katanya di Denpasar, Kamis, 9 November 2017. 

    Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) sudah memastikan menolak banding Bhayangkara FC, PSM Makassar, dan Persipura Jayapura untuk mendapatkan lisensi klub Federasi Sepak Bola Asia (AFC) musim ini. Dengan begitu, Bhayangkara FC tak akan dapat berpartisipasi di Liga Champions Asia meskipun menjadi juara Liga 1.

    Jatah Indonesia akan diwakili Bali United bersama dengan empat tim lain—Persib Bandung, Arema FC, Persija Jakarta, dan Madura United—yang telah mendapatkan lisensi tersebut. 

    Widodo menegaskan, meskipun keputusan Komisi Disiplin PSSI sangat merugikan timnya, ia tidak ingin punggawa asuhannya larut dalam suasana ini.

    "Saya bicara kepada pemain, kecewa boleh, tapi kami masih ada satu pertandingan. Buktikan di pertandingan (Liga 1) terakhir (melawan Persegres Gresik)," ujarnya.

    Terkait dengan persiapan menuju kesempatan bersaing dalam kompetisi tingkat Asia itu, Widodo baru bisa banyak berkomentar setelah Liga 1 berakhir. Menurut dia, pembuktian prestasi di kompetisi tingkat Asia harus bisa diwujudkan.

    "Kami juga belum menerka, siapa pemain yang masih di sini (Bali United) dan yang masuk," tuturnya.

    "Manajemen sudah mengusahakan upaya ke sana. Saya sebagai pelatih mempersiapkan (tim) dengan bagus," katanya.

    Bali United saat ini sedang membenahi kandangnya sebagai bekal berlaga di tingkat Asia. Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, kini sedang tahap renovasi untuk menambah daya tampung penonton. Renovasi itu ditargetkan selesai pada akhir Januari 2018.

    Penambahan kapasitas ini diperkirakan mampu menampung tambahan penonton hingga 1.200 orang. Saat ini Stadion Kapten I Wayan Dipta memiliki daya tampung 25 ribu orang.

    Pada 2018, Indonesia mendapatkan tiga jatah tiket kompetisi klub Asia, yakni satu untuk babak play-off Liga Champions Asia dan dua jatah langsung ke babak grup Piala AFC. Berdasarkan aturan AFC, mereka akan melihat posisi klub yang berada pada peringkat satu sampai sembilan dari hasil kompetisi masing-masing negara.

    Juara Liga akan menjadi prioritas dengan syarat harus memenuhi lisensi AFC. Jika juara liga tak memenuhi persyaratan tersebut, jatah tiket akan jatuh ke tangan klub di peringkat di bawahnya. Dengan begitu, jatah Bhayangkara secara otomatis akan diberikan kepada Bali United

    BRAM SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.