Liverpool Vs Napoli 1-0, Ancelotti Soroti Kinerja Wasit

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Liverpool Andrew Robertson berebut bola dengan pemain Napoli Jose Callejon saat bertanding dalam penyisihan grup C Liga Champions di Anfield, Liverpool, Inggris, 11 Desember 2018. REUTERS/Jon Super

    Pemain Liverpool Andrew Robertson berebut bola dengan pemain Napoli Jose Callejon saat bertanding dalam penyisihan grup C Liga Champions di Anfield, Liverpool, Inggris, 11 Desember 2018. REUTERS/Jon Super

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Napoli, Carlo Ancelotti, menyoroti kinerja wasit Damir Skomina yang memimpin laga antara timnya kontra Liverpool di ajang Liga Champions Rabu dini hari tadi. Menurut dia, Damir seharusnya memberikan kartu merah kepada bek Liverpool Virgil van Dijk.

    Ancelotti menilai Van Dijk layak mendapatkan kartu merah setelah menjegal keras penyerang Dries Mertens pada menit ke-13. Menurut pengamatan Ancelotti melalui rekam ulang kejadian, Damir seharusnya memberikan kartu merah, bukan hanya kartu kuning kepada Van Dijk.

    "Saya sudah melihatnya di video, saya pikir itu layak dihukum kartu merah," ucap Ancelotti usai laga itu.

    Pelatih kawakan itu juga mempertanyakan tak diberlakukannya Video Assistance Referee (VAR) oleh UEFA pada babak penyisihan Liga Champions. UEFA baru akan memberlakukan VAR pada babak gugur dan itu dinilai Ancelotti sedikit telat.

    "Ada beberapa pertanyaan tentang VAR . Ketika VAR dipakai di Liga Champions, maka semua itu sudah terlambat," kata pelatih berusia 59 tahun itu.

    Napoli gagal melaju ke babak 16 besar Liga Champions berkat kekalahan tersebut. Meskipun memiliki perolehan yang sama dengan Liverpool, sembilan angka, Napoli tersingkir karena kalah dalam hal produktivitas gol.

    Dari enam laga Liga Champions musim ini, Napoli hanya mampu mencetak tujuh gol sementara Liverpool mampu mencetak sembilan gol. Selanjutnya, Napoli hanya akan berlaga di Liga Europa.

    SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.