PSM Makassar Keluhkan Rumput, Kalezic Masih Adaptasi Indonesia

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Darije Kalezic. (dailytelegraph.com.au)

    Darije Kalezic. (dailytelegraph.com.au)

    TEMPO.CO, Jakarta - PSM Makassar mempermasalahkan kondisi lapangan Stadion dr H Moch Soebroto, Kota Magelang, usai melakukan latihan resmi untuk Piala Presiden, Selasa sore, 5 Maret 2019.

    Marc Klok dan kolega mengeluhkan rumput stadion yang terlalu tinggi, menjelang laga melawan Kalteng Putra pada pertandingan  pertama Grup C Piala Presiden 2019.

    Pelatih PSM, Darije Kalezic, secara langsung menyampaikan keluhan kepada rekan media yang hadir dalam sesi uji lapangan resmi itu. Selain mendapat laporan dari pemainnya, juru taktik kelahiran Swiss ini juga sudah melihat sendiri kondisi rumput yang dipermasalahkan tersebut.

    ''Saya baru kali ini melatih di Indonesia, belum paham betul standarisasi rumput lapangan di sini. Menurut saya rumput di stadion ini terlalu tinggi. Para pemain juga merasakan hal yang sama saat uji lapangan,'' kata Darije.

    Meskipun begitu, pelatih berusia 49 tahun ini mengungkapkan, skuadnya tetap siap untuk tampil di laga pertama Grup C pada Rabu sore ini pukul 15.30 WIB. Dia juga menekankan kepada semua pemain, untuk memperlihatkan kemampuan terbaiknya agar bisa berada di tim utama.

    ''Kami tetap akan fight meski kondisi rumput di lapangan tidak sesuai dengan standar yang saya pahami. Sebab kami sudah terpecah fokus menjalani pertandingan yang lebih banyak dari tim lain di Grup C. AFC Cup menanti kami di tengah-tengah gelaran Piala Presiden ini,'' Darije melanjutkan.

    Sedangkan pengawas pertandingan yang bertugas sudah menampung laporan dari PSM Makassar. Pihaknya mencatat hal tersebut dan berkoordinasi dengan panitia penyelenggara pertandingan setempat.

    PSSI.ORG


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.