Liga1: Lawan Kalteng Putra, Persebaya Canangkan Kebangkitan

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro, memberi pengarahan kepada pemain dalam latihan resmi menjelang leg 1 Final Piala Presiden 2019 (Persebaya.id)

    Asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro, memberi pengarahan kepada pemain dalam latihan resmi menjelang leg 1 Final Piala Presiden 2019 (Persebaya.id)

    TEMPO.CO, Surabaya - Persebaya Surabaya bertekad meraih poin penuh saat menjamu Kalteng Putra dalam lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Selasa, 21 Mei 2019. Pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman, meminta pemainnya melupakan kekalahan 1-3 atas Bali United pekan lalu.
     
    "Kami sudah siap bermain pasca-kekalahan dari Bali United kemarin. Walaupun persiapan kami singkat, tapi pemain cukup semangat dan antusias lawan Kalteng Putra," kata Djanur, sapaan Djadjang Nurdjaman, saat konferensi pers, Senin, 20 Mei 2019
     
    Djanur menegaskan pihaknya sebelumnya telah menanamkan kepada Ruben Sanadi dan kawan-kawan agar meraih kemenangan saat bermain di Stadion Geloran Bung Tomo. "Kami jauh-jauh punya tekad selalu menang di kandang sendiri," kata eks pelatih PSMS Medan tersebut.
     
    Sementara itu gelandang muda Persebaya, Osvaldo Haay, menyatakan ia dan rekan-rekannya sudah siap bermain. Dia pun bertekad mempersembahkan tiga poin untuk Bonek, suporter fanatik Persebaya. "Ini home pertama, kami ingin memberikan yang terbaik," katanya.
     
    Persebaya memulai kompetisi Liga 1 2019 dengan hasil yang kuruang memuaskan. Bermain tandang melawan Bali United, tim berjulukan Green Force ini dipaksa takluk atas tuan rumah dengan skor 1-2. Kekalahan itu memutus rekor baik Green Force saat bermain di kandang Bali United.
     
    Sebaliknya, Kalteng Putra berhasil mencuri tiga poin di kandang PSIS Semarang dengan skor 2-1. Kemenangan itu tentunya membuat kepercayaan diri klub berstatus promosi ini meningkat. Apalagi, klub ini pernah membantai Persebaya 1-0 di GBT dalam babak 16 Liga 2 2017.
     
    NUR HADI

     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.