Persija Ditahan Barito Putera, Kolev Soroti Penyelesaian Akhir

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Persija, Ivan Kolev. (pssi.org)

    Pelatih Persija, Ivan Kolev. (pssi.org)

    TEMPO.CO, Jakarta - Juara bertahan Persija Jakarta gagal meraih poin penuh di kandang Barito Putera dalam laga pekan pertama Shopee Liga 1 2019. Dalam duel di Stadion 17 Mei, Kota Banjarmasin, Senin, kedua tim bermain imbang 1-1.

    Pelatih Ivan Kolev menyebut timnya mengalami masalah di penyelesaian akhir.

    Baca: Prediksi Persebaya Surabaya Vs Kalteng Putra di Liga 1 Selasa Ini

    Dalam laga itu, Persija lebih dulu unggul lewat aksi Marko Simic pada babak pertama. Namun pada paruh kedua, Barito bisa menyamakan kedudukan lewat Rafael Feitel Da Silva.

    Kolev mengakui Persija sebenarnya bermain cukup memuaskan. Tapi Macan Kemayoran belum bisa memanfaatkan peluang dengan baik sehingga tak bisa menambah pundi-pundi gol.

    Baca: Hasil Lengkap Liga 1 Pekan Pertama dan Klasemen

    "Yang pertama kami semua sangat menyesal kami tidak memenangkan pertandingan ini karena menurut saya kami bermain cukup bagus, cukup pintar. Babak kedua kami ada banyak serangan balik yang berbahaya cuma penyelesaian akhir finishing shooting ke gawang bermasalah," ujar Kolev.

    Pelatih asal Bulgaria itu juga menyoroti kondisi lapangan stadion yang dinilai jelek. Akibatnya, permainan Persija sedikit terganggu.

    Baca: Top Skor Liga 1 Pekan Pertama: 3 Pemain Asing di Puncak

    "Saya pikir ada satu fakta, tidak hanya Persija tapi kedua tim bahwa kondisi lapangan jelek sekali dan susah. Tapi saya mau berterima kasih kepada pemain yang telah memberikan penampilan terbaik di lapangan," katanya menambahkan

    Dengan hasil tersebut, Persija dan Barito sama-sama mendulang satu poin, berada di posisi delapan dan sembilan klasemen Liga 1.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?