Liga Inggris: Mesut Ozil Serang Balik Unai Emery

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Perang dingin antara Manajer Arsenal, Unai Emery, dengan Mesut Ozil mulai naik ke permukaan. Ozil angkat bicara ihwal penampilannya bersama The Gunners musim ini.

    Mantan pemain Real Madrid ini menilai ada perlakuan tidak adil yang diterima selama musim ini. Ozil menyatakan kerap disalahkan saat Arsenal tidak tampil maksimal. Terutama ketika Arsenal gagal meladeni tim-tim besar.

    "Jika kami tidak bermain dengan baik di pertandingan besar, itu selalu salahku. Jika itu benar, bagaimana dia menjelaskan hasil di laga besar ketika tidak ada saya," kata Ozil. Menurut pemain berusia 31 tahun ini tidak ada perbedaan mencolok saat Arsenal bermain buruk, dengan atau tanpa dirinya.

    Ozil tahu betul bila orang-orang mendesak dirinya bermain lebih baik dan terus mendikte. Upaya itu, sebut dia, sudah dilakukan. "Saya bukan satu-satunya pemain di tim. Jangan lupa, di beberapa laga, kami lebih baik dari lawan," sebut dia.

    Sejak kedatangan Unai Emery, Ozil sudah tidak mendapat tempat spesial lagi di Arsenal. Musim ini puncaknya. Pemain yang digaji 350 ribu poundsterling per pekan ini hanya mendapat kesempatan sekali bermain selama 10 menit.

    Emery mengatakan punya alasan kuat tidak menurunkan Ozil. Ia menilai hanya pemain yang dianggap siap dan pantas saja yang mengisi tim utama. Namun belakangan manajemen Arsenal memutuskan untuk meminjamkan Ozil pada bursa transfer Januari nanti.

    "Kontrak saya di Arsenal hingga musim panas 2021. Akan ada situasi sulit seperti ini, tapi saya tidak akan pergi ke mana-mana. Saya di sini sampai 2021," sebut Mesut Ozil.

    DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.