Rusia vs Belgia 1-4: Kata Eden Hazard Usai Beri Assist buat Adik

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Belgium Eden Hazard dan saudaranya, Thorgan Hazard. REUTERS/Anton Vaganov

    Pemain Belgium Eden Hazard dan saudaranya, Thorgan Hazard. REUTERS/Anton Vaganov

    TEMPO.CO, Jakarta - Kapten tim nasional Belgia Eden Hazard tak bisa menyembunyikan kegembiraannya usai mengirimkan assist untuk gol yang dicetak adiknya sendiri, Thorgan, ke gawang Rusia dalam laga kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup I di Stadion Saint Petersburg, Ahad dinihari WIB.

    Eden mengirimkan umpan yang diselesaikan Thorgan dari sisi kiri kotak penalti untuk membuka keunggulan Belgia pada menit ke-19. Eden lantas membukukan dua gol sebelum Romelu Lukaku melengkapi kemenangan Belgia menjadi 4-1 atas Rusia.

    "Tentu saja, sangat menyenangkan bisa mengirimkan assist untuk adik saya," kata dia dalam laman resmi UEFA.

    "Terkadang Thorgan mencetak gol, di lain waktu saya yang mencetak gol. Namun secara keseluruhan, kami cukup senang bisa menang," ujarnya.

    Kemenangan itu sekaligus mengunci posisi Belgia pada puncak klasemen akhir Grup I meskipun masih menyisakan satu pertandingan kualifikasi.

    Belgia kini mengoleksi 27 poin atau unggul enam poin atas Rusia (21) pada posisi kedua. Kedua tim sudah memastikan lolos ke putaran final Piala Eropa 2020 sejak bulan lalu.

    "Ini kemenangan penting bagi kami untuk mengunci posisi puncak di grup," kata Eden. 
    "Kami tampil baik dan pantas menang. Rusia sebetulnya tidak terlalu buruk, namun kami lebih baik."

    Hasil melawan Rusia sekaligus melanjutkan catatan kemenangan Belgia dalam sembilan pertandingan yang sudah mereka jalani dalam Grup I.

    Belgia kini hanya berjarak satu kemenangan lagi saat menjamu Siprus di Stadion King Baudouin, Brussels, Rabu dini hari pekan depan, untuk melengkapi catatan sapu bersih fase kualifikasi.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.