Pelatih Bali United Kecewa Tak Angkat Piala Liga 1 2019 di Padang

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Bali United Stefano 'Teco' Cugurra. Antara

    Pelatih Bali United Stefano 'Teco' Cugurra. Antara

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Bali United, Stefano Cugurra alias Teco, mengaku kecewa tidak mengangkat piala padahal timnya telah memastikan diri sebagai juara kompetisi Liga 1 2019 setelah mengalahkan Semen Padang 2-0 di Stadion Haji Agus Salim Kota Padang, Sumatera Barat, Senin, 2 Desember 2019.

    "Seharusnya piala dipersiapkan di sini, sehingga kami dapat merayakan sebagai juara di tahun ini," kata dia selepas jumpa pers di Padang, Senin, 2 Desember 2019.

    Ia berharap ketika menghadapi Persipura Jayapura di Bali pada 8 Desember nanti pihak liga sudah mempersiapkan piala sehingga tim dapat merayakan keberhasilan ini. "Kami ingin menikmati momentum keberhasilan ini," kata dia.

    Ia mengucapkan terima kasih kepada pemain yang telah bekerja sangat keras mulai Januari hingga hari ini timnya memastikan sebagai juara. Ia juga berterima kasih kepada jajaran pelatih, manajemen yang sangat bagus mengelola tim, serta suporter

    juga sangat bagus mengelola tim serta suporter yang tidak kenal lelah memberikan dukungan kepada tim.

    Menurutnya, salah satu kunci keberhasilan adalah pemain percaya dengan sistem yang diberikan pelatih dan mereka lakukan di pertandingan.

    "Mereka bekerja keras untuk meraih kemenangan, baik di rumah maupun di luar," kata dia.

    Menurut Teco, sejak awal musim manajemen memberikan target lima besar dan hari ini mampu menjadi juara. "Para pemain juga bersemangat untuk menjadi juara," katanya.

    Sementara itu, pemain Bali United Kadek Agung bersyukur atas hasil ini. Ia mengatakan keberhasilan ini didedikasikan kepada istri kapten tim Ilija Spasojevic yang meninggal. "Ini kerja keras tim sehingga dapat memastikan juara," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Pemakzulan Donald Trump Dari Ukraina Ke Kongres AS

    Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat mencetuskan penyelidikan untuk memakzulkan Presiden Donald Trump. Penyelidikan itu bermula dari Ukraina.