4 Berita Bola Liga 1 Terpopuler: Persebaya, Persija, Arema, PSIS

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roberto Carlos Mario Gomez (borneofc.id)

    Roberto Carlos Mario Gomez (borneofc.id)

    TEMPO.CO, JakartaBerita bola pada Kamis, 2 Januari 2019, diwarnai sejumlah perkembangan menarik dari arena Liga 1 Indonesia. Inilah empat berita yang menonjol:

    Pemain Baru Persija

    Persija Jakarta resmi mendatangkan penyerang muda Rafli Mursalim. Ia dikontrak selama tiga tahun.

    "Rafli memperkaya pilihan pemain muda Persija. Kami berharap ia menunjukkan kualitas terbaik," kata Presiden Persija Ferry Paulus, seperti dikutip laman Persija.

    Rafli, mantan pemain Mitra Kukar, merupakan rekrutan ketiga Persija untuk menyongsong kompetisi musim depan. Sebelumnya mereka telah mendatangkan Alfath Faathier dan Otavio Dutra.

    Mario Gomez Latiha Arema FC

    Arema FC mengumumkan susunan tim kepelatihan yang akan membesut tim berjuluk Singo Edan pada musim 2020. Eks pelatih Borneo FC, Roberto Carlos Mario Gomez, ditunjuk menjadi pelatih kepala Arema FC selama musim 2020.

    Dia akan dibantu tiga orang pada posisi asisten pelatih, yakni Charis Yulianto yang sebelumnya menjadi asisten Gomez di Borneo FC, serta Kemudian Kuncoro dan Singgih Pitono yang dipertahankan manajemen Arema FC.

    Tidak hanya tiga asisten pelatih ini, manajemen Arema FC juga memperkenalkan dua nama baru pada posisi tim pelatih. Kiper Arema musim ini akan dilatih oleh pelatih kiper asal Brasil, Felipe Americo. Sebelumnya dia pernah melatih di Barito Putera.

    Satu nama terakhir adalah Marcos Gonzales yang akan mengemban tugas sebagai pelatih fisik. Dia berasal dari Argentina dan baru musim ini melatih di Indonesia.

    Pengurus media Arema FC, Sudarmaji , berharap dengan susunan tim kepelatihan ini mampu membawa Arema lebih berprestasi. “Semoga kita mampu membawa Arema lebih berprestasi musim 2020,” ucapnya.

    Selajutnya: Kabar baru PSIS dan Persebaya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.