Dilobi Arteta, Stones Siap Tinggalkan Manchester City ke Arsenal

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester City John Stones dan Bernardo Silva, merayakan keberhasilannya menjuarai FA Community Shield usai mengalahkan Liverpool di Stadion Wembley, London, 5 Agustus 2019. Action Images via Reuters/Matthew Childs

    Pemain Manchester City John Stones dan Bernardo Silva, merayakan keberhasilannya menjuarai FA Community Shield usai mengalahkan Liverpool di Stadion Wembley, London, 5 Agustus 2019. Action Images via Reuters/Matthew Childs

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemain bek tengah Manchester City, John Stones, dikabarkan siap bernegosiasi dengan pelatih Mikel Areta untuk bergabung dengan Arsenal pada Januari 2020 ini.

    Pemain Inggris berusia 25 tahun ini sedang tidak mendapat kepercayaan dari pelatih Pep Guardiola karena dinilai sering membuat kesalahan selama membela Manchester City tiga setengah tahun. Stones kini sering dilapis pemain kawakan Brasil, Fernandinho, untuk posisi bek tengah.    

    Sedangkan Arsenal membutuhkan tambahan pemain bek tengah setelah Calum Chambers mengalami cedera lutut sehingga harus absen sampai akhir musim ini.  

    Menurut tabloid The Sun, Stones tertarik dengan tawaran Arteta untuk bisa lebih sering bermain di the Gunners karena hal itu penting buat menjamin tempatnya dalam tim nasional Inggris pada Euro 2020 musim panas mendatang.

    Stones yang merupakan mantan bintang Everton sempat kerap cedea dan menurun permainannya. Ia hanya tampil sebagai pemain starter Manchester City pada sembilan pertandingan Liga Primer Inggris musim ini.

    Mikel Arteta memiliki hubungan baik dengan John Stones ketika Arteta menjadi asisten Pep Guardiola di Manchester City. Arteta sebelumnya sudah meminjamkan bek tengah muda  Konstantinos Mavropanos ke Nurnberg, sehingga membuka peluang buat Stones untuk masuk ke Arsenal. John Stones dan Mikel Arteta juga bergabung dalam agen yang sama.

    METRO.CO.UK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wabah Virus Corona Datang, 13.430 Narapidana Melenggang

    Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly memutuskan pembebasan sejumlah narapidana dan anak demi mengurangi penyebaran virus corona di penjara