Liga 1: Pesan Pelatih RD buat Pemain Madura United Saat Libur

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan. (instagram/@maduraunited.fc)

    Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan. (instagram/@maduraunited.fc)

    TEMPO.CO, JakartaMadura United memutuskan untuk meliburkan aktivitas tim sampai 29 Mei mendatang. Hal ini berkaitan dengan keputusan PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang menunda kompetisi Shopee Liga 1 2020 lebih lama, yakni hingga Juni berkaitan dengan wabah corona.

    Pelatih Madura United, Rahmad Darmawan, mengatakan sebelumnya Madura United mengagendakan libur tim hingga 14 April 2020. Namun dengan keputusan resmi dari PSSI tersebut, libur diperpanjang hingga 29 Mei mendatang. 

    Selama liburan para pemain diminta untuk melakukan social distancing di rumah masing-masing untuk mencegah terpapar dari virus Covid-19.

    “Iya libur tim sampai 29 Mei walau kemarin pengumuman awal kita sampaikan sampai 14 April,” tutur pelatih yang akrab disapa RD itu seperti dikutip laman Liga Indonesia.

    Selama liburan di rumah masing-masing, para pemain Madura United diminta untuk tetap menjaga kondisi kebugaran mereka. Dengan melakukan latihan secara mandiri di rumah masing-masing. 

    Meski tidak ada program khusus dari tim pelatih, RD meminta Greg Nwokolo dan kawan-kawan memiliki inisiatif untuk melakukan latihan secara mandiri di rumah.

    Mengingat situasi dan kondisi saat ini juga tidak memungkinkan apabila menggelar latihan secara berkelompok walaupun dalam kelompok kecil. 

    Untuk itu diperlukan kesadaran diri pemain sebagai pemain profesional agar tetap menjaga kebugaran mereka. Jika kompetisi kembali diputar para pemain Madura United dalam kondisi bugar dan siap.

    “Ya tidak ada penugasan khusus, kita terus ingatkan untuk pemain latihan sendiri. Habis mau bagaimana latihan secara grup kecil juga rentan kan,” kata Rahmad Darmawan.

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Kantor dan Tempat Kerja

    BPOM melansir panduan penerapan new normal alias tatanan baru. Ada sembilan rekomendasi agar pandemi tak merebak di kantor dan tempat kerja.