Tak Ditawari Kontrak Baru, David Luiz Tinggalkan Arsenal?

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, JakartaDavid Luiz dikabarkan akan meninggalkan Arsenal pada bursa transfer mendatang. Kontrak bek asal Brasil tersebut akan habis pada akhir musim ini.

    Luiz didatangkan Arsenal dari rival sekotanya, Chelsea pada tahun lalu dengan mahar 7 juta pound sterling. Dia mendapatkan kontrak berdurasi satu tahun dengan opsi perpanjangan satu tahun.

    Meskipun demikian, Arsenal dikabarkan belum menawarkan kontrak anyar kepada pesepakbola berusia 33 tahun itu. Masa depan Luiz semakin buram karena Arsenal juga belum memberikan sinyal akan mengaktifkan opsi yang mereka punya.

    Media Inggris Daily Mail pun menyebut Luiz kemungkinan akan hengkang dari Emirates Stadium, markas Arsenal. Klub asal London itu disebut masih belum sreg untuk memperpanjang kontrak Luiz mengingat gaji si pemain yang cukup besar.

    Luiz mendapatkan bayaran 120 ribu pound sterling per pekan di Arsenal. Nilai itu cukup besar mengingat mereka saat ini harus memangkas anggaran gaji setelah terimbas krisis ekonomi karena pandemi COvid-19.

    Arsenal disebut akan lebih memilih mengisi posisi Luiz dengan pemain muda William Saliba yang saat ini dipinjamkan ke klub Prancis, St Etienne.

    Namun Manajer Arsenal Mikel Arteta disebut tak senang dengan ide melepas Luiz itu. Dia masih membutuhkan Luiz sebagai sosok senior di jantung pertahanan Arsenal. Apalagi performa si pemain juga sangat apik.

    Arteta diperkirakan akan mendapat dukungan dari Direktur Teknik Arsenal Edu. Pria yang sama-sama berasal dari Brasil itu kabarnya masih menginginkan Luiz bermain untuk mereka musim depan.

    Arsenal dikabarkan akan mengambil keputusan soal masa depan David Luiz hingga Liga Inggris kembali bergulir pada bulan depan.

    DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.