Liga Champions 2020, Pemain Atalanta Akui Beda Kelas dari PSG

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Paris St Germain Marquinhos, mencetak gol ke gawang Atalanta dalam pertandingan perempat final Liga Champions di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, 13 Agustus 2020. David Ramos/Pool via REUTERS

    Pemain Paris St Germain Marquinhos, mencetak gol ke gawang Atalanta dalam pertandingan perempat final Liga Champions di Estadio da Luz, Lisbon, Portugal, 13 Agustus 2020. David Ramos/Pool via REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Perjalanan Atalanta di ajang Liga Champions 2020 berakhir setelah kalah 1-2 dari PSG pada partai perempat final yang berlangsung Kamis dini hari tadi. Pencetak gol Atalanta, Mario Pasalic, mengakui bahwa PSG berada di level yang berbeda dari timnya.

    Pasalic menyatakan bahwa para pemain Atalanta sangat kecewa karena mereka sebenarnya nyaris menyingkirkan PSG yang bertabur pemain bintang. Atalanta sempat unggul 1-0 hingga menit ke-90 sebelum akhirnya PSG mencetak dua gol dalam rentang waktu dua menit saja.

    "Ini sangat disayangkan, kami sangat dekat (melaju ke semifinal)," kata dia usai pertandingan. "Tetapi inilah Liga Champions, tim dengan kualitas lebih bisa mencetak dua gol dalam dua menit."

    Dia pun menyatakan bahwa Atalanta telah berjuang sekuat tenaga untuk memenangkan laga itu. Akan tetapi, dia kembali menegaskan bahwa PSG memiliki level yang berbeda karena diperkuat banyak pemain bintang.

    Baca: PSG Nyaris Tersingkir dari Liga Champions, Ini Kata Neymar

    Pasalic pun menyatakan bahwa timnya telah membuktikan bahwa mereka bisa menghadapi tim dengan level jauh lebih tinggi. Dia menyatakan bahwa Atalanta akan tampil lebih kuat musim depan.

    "Kami telah melakukan semua yang bisa kami lakukan, itu tak diragukan lagi. Tetapi mereka memiliki banyak pemain berkualitas yang bisa melukai anda kapan pun."

    "Kami sangat kecewa, sangat menyesal, tetapi kami ingin melihat ke depan dan lebih bersiap untuk Liga Champions musim depan."

    "Saya kira kami telah membuktikan bahwa kami bisa melawan tim paling kuat sekali pun dan saya harap kami bisa melakukan hal yang sama di Liga Champions musim depan."

    Liga Champions 2020 memang sangat istimewa bagi Atalanta. Bagi mereka, musim ini adalah pertama kalinya mereka bertanding di kompetisi tertinggi Benua Biru.

    Baca juga: Bawa PSG ke Semifinal Liga Champions 2020, Posisi Thomas Thucel Masih Belum Aman

    Berstatus sebagai debutan, Atalanta cukup mengejutkan karena mampu menyingkirkan tim-tim yang lebih berpengalaman. Pada fase penyisihan grup, mereka menyingkirkan Dinamo Zagreb dan Shakhtar Donetsk untuk menjadi pendamping Manchester City.

    Pada babak 16 besar, Atalanta menyingkirkan Valencia dengan sangat meyakinkan. Mereka dua kali mengalahkan wakil Spanyol yang pernah mencapai partai final Liga Champions itu dengan kumulasi gol 8-4.

    Naas bagi Atalanta, mereka harus berhadapan dengan PSG yang bertabur pemain bintang seperti Neymar, Kylian Mbappe, Mauro Icardi hingga Thiago Silva, di babak perempat final. Kekalahan 1-2 pun mengakhiri kisah heroik mereka di ajang Liga Champions musim ini.

    FOOTBALL ITALIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Masker Scuba Tak Efektif Halau Covid-19, Bandingkan dengan Bahan Kain dan N95

    Dokter Muhamad Fajri Adda'i tak merekomendasikan penggunaan masker scuba dan buff. Ada sejumlah kelemahan pada bahan penutup wajah jenis tersebut.