Liga 1: Lepas dari Arema FC, Mario Gomez Kembali Latihan Borneo FC

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Roberto Carlos Mario Gomez (borneofc.id)

    Roberto Carlos Mario Gomez (borneofc.id)

    TEMPO.CO, JakartaPelatih asal Argentina Mario Gomez kembali berlabuh di klub asal Samarinda, Borneo FC, setelah memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Arema FC akibat tidak adanya kesepakatan nilai kontrak sesuai dengan usulan PSSI.

    Seperti dilansir dalam laman resmi klub, Jumat, kembalinya Mario Gomez ke pelukan tim Pesut Etam menjadi yang kedua kalinya setelah pada musim 2019 pernah menjalin masa-masa romantis.

    "Saya senang bisa kembali bekerja sama dengan Mario Gomez. Karena saya tahu kualitas dia dalam melatih dan mengembangkan tim itu sangat luar biasa. Hal ini sudah dibuktikannya pada saat musim lalu dengan performa tim yang bagus," ujar presiden klub Borneo FC Nabil Husein.

    Baca: Alasan Mario Gomez Mundur dari Arema FCPada musim lalu Borneo FC memang hanya menempati posisi ke-7 di klasemen akhir. Namun berkat sentuhan dingin Mario Gomez, salah satu pemainnya yakni Renan Silva berhasil menjadi pemain terbaik kompetisi domestik kala itu.

    Mario Gomez juga cermat dalam melihat potensi pemain muda. Kiper timnas Indonesia dan Bali United Nadeo Argawinata menjadi salah satu hasil didikan di bawah asuhan Gomez. Ketika membesut Persib juga, ia mampu mengorbitkan bek sayap Ardi Idrus yang kini telah menjelma sebagai bek tangguh di Liga Indonesia.

    Kini Gomez juga bisa bereksperimen kembali, terlebih dalam skuad Borneo FC dihuni sejumlah pemain muda yang tinggal menunggu polesannya.

    Tak hanya Mario Gomez yang kembali datang ke Kota Tepian, Borneo FC juga kedatangan pelatih fisik yang baru yakni Marcos Gonzales. Sebelumnya, Mario Gomez dan Marcos Gonzales sama-sama berada di Arema FC pada awal musilm Liga 1 2020.

    “Selamat datang juga untuk Marcos Gonzales. Semoga dengan kedatangan mereka, Borneo FC di musim ini bisa tampil lebih baik lagi dan lebih Manyala," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Penggerogotan Komisi Antirasuah, Isu 75 Pegawai KPK Gagal Tes Wawasan Kebangsaan

    Tersebar isu 75 pegawai senior KPK terancam pemecatan lantaran gagal Tes Wawasan Kebangsaan. Sejumlah pihak menilai tes itu akal-akalan.